Posko Terpadu Mudik Lebaran Beroperasi di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar

LeoMN
Kepala KSOP Makassar, Jon Kenedi melakukan penyematan pita dan pemakaian rompi kepada perwakilan personel Posko Terpadu Mudik 2026. Foto: LeoMN

MAKASSAR, iNewsCelebes.id Posko Terpadu Mudik Lebaran angkutan laut resmi beroperasi di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, Jumat (13/3/2026). Operasional posko ditandai dengan apel gabungan lintas sektoral sebagai bentuk kesiapan menghadapi lonjakan penumpang menjelang arus mudik Lebaran.

Posko ini dibentuk untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pemudik yang menggunakan transportasi laut dari Makassar menuju berbagai daerah di Indonesia. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 19 Maret 2026 mendatang.

Apel gabungan tersebut dipusatkan di basement terminal pelabuhan dan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Utama Makassar, Jon Kenedi.

Pembukaan posko ditandai dengan penyematan pita dan pemakaian rompi kepada perwakilan personel dari masing-masing instansi yang akan bertugas selama periode posko berlangsung, yakni mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026.

Jon Kenedi mengatakan, keberadaan posko terpadu ini diharapkan dapat memastikan keamanan dan keselamatan pelayaran serta kelancaran arus mudik Lebaran bagi masyarakat yang menggunakan transportasi laut.

Menurut Kepala KSOP Makassar, Jon Kenedi, berbagai persiapan telah dilakukan jauh hari sebelumnya, termasuk inspeksi fasilitas pelabuhan dan sejumlah perbaikan yang dilakukan oleh Pelindo guna meningkatkan kenyamanan penumpang.

"Dengan adanya ini, dengan mudahan, kenyamanan, dan keselamatan, para penduduk atau keluarga kita akan terjamin keselamatan dan keamanan," ujar Jon Kenedi.

Selain itu, posko terpadu juga melibatkan berbagai instansi terkait seperti Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, karantina, imigrasi, serta instansi lain yang berkaitan dengan pelayanan di pelabuhan.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pihak KSOP juga menyiapkan kapal negara sebagai armada cadangan apabila terjadi penumpukan penumpang yang tidak terangkut kapal reguler.

“Kami menyiapkan empat kapal dari navigasi dan tiga kapal dari KSOP yang siap digunakan jika terjadi lonjakan penumpang,” ujar Jon Kenedi.

Ia juga mengimbau masyarakat agar membeli tiket kapal melalui agen resmi atau layanan daring guna menghindari praktik percaloan, serta tetap tertib saat naik kapal agar proses keberangkatan berjalan lancar dan aman.

Secara nasional, peningkatan jumlah penumpang angkutan laut pada musim mudik tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 6,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Editor : Muhammad Nur

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network