MAKASSAR, iNewsCelebes.id - Pesawat Garuda Indonesia GA604 rute Jakarta-Makassar mengalami kendala teknis berupa pecah ban pada salah satu roda utama saat keberangkatan dari Jakarta.
Pesawat tersebut sempat melakukan go around sebelum akhirnya mendarat dengan aman di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.
Pgs General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Lukman Mardian mengatakan, pihaknya menerima informasi terkait kondisi pesawat dari Tower AirNav Indonesia pada Rabu (2/9) sekitar pukul 07.00 WITA.
Bandara kemudian langsung menyiagakan personel dan kendaraan untuk mengantisipasi proses kedatangan pesawat.
"Begitu menerima informasi dari Tower AirNav Indonesia, kami langsung melakukan koordinasi dan menyiagakan seluruh unsur yang diperlukan untuk memastikan kesiapan kedatangan pesawat," ujar Lukman, pada Rabu (3/9/2026).
Pesawat Boeing 737-800 dengan nomor penerbangan GA604 itu kemudian melakukan go around atau terbang melintas sebelum mendarat di Runway 03 Bandara Sultan Hasanuddin pada pukul 09.13 WITA.
Pesawat selanjutnya berhenti dan langsung dilakukan penanganan oleh pihak bandara bersama unsur terkait. Sebanyak 156 penumpang kemudian dievakuasi dari pesawat menuju terminal menggunakan empat unit bus.
"Alhamdulillah, GA604 dapat mendarat dengan baik, seluruh penumpang dan awak dalam kondisi aman, dan proses penanganan hingga runway kembali beroperasi dapat dilakukan secara terkoordinasi," kata Lukman.
Setelah pesawat mendarat, Runway 03-21 ditutup sementara melalui NOTAM mulai pukul 09.30 hingga 10.30 WITA. Penutupan dilakukan untuk memastikan kondisi landasan tetap aman setelah pesawat dipindahkan ke parking stand di apron untuk menjalani penanganan teknis.
Selama penutupan runway, tim teknik landasan melakukan pemeriksaan untuk memastikan tidak ada kondisi yang membahayakan operasional penerbangan. Runway kemudian kembali dibuka pada pukul 10.30 WITA.
Bandara Sultan Hasanuddin memastikan operasional penerbangan selanjutnya kembali berjalan normal dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan.
Editor : Muhammad Nur
Artikel Terkait
