get app
inews
Aa Text
Read Next : Warga Muhammadiyah di Pangkep Mulai Shalat Tarawih Perdana

Kesetrum Tegangan Tinggi, Pekerja Bangunan SPPG 02 Bungoro Pangkep Luka Bakar 75 Persen

Senin, 29 Desember 2025 | 17:10 WIB
header img
Pekerja Bangunan SPPG 02 Bungoro Pangkep Luka Bakar 75 Persen usai Kesetrum Listrik Tegangan Tinggi. Foto: Udin Syahrudin

PANGKEP,  iNewsCelebes.id - Seorang pekerja bangunan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, mengalami luka bakar serius setelah tersengat listrik tegangan tinggi saat bekerja di sebuah bangunan ruko SPPG 02 Bungoro.

Korban bernama Syahrul (20), warga Kampung Parang-parang, Desa Bowong Cindea, Kecamatan Bungoro. Peristiwa itu terjadi pada Senin (29/12/2025) sekitar pukul 10.30 Wita, di sebuah ruko MBG yang berlokasi di Jalan Biringkassi, Kecamatan Bungoro.

Kasatreskrim Polres Pangkep AKP Muhammad Saleh menjelaskan, kecelakaan kerja bermula saat korban bersama dua rekannya tengah melakukan perbaikan bagian luar bangunan ruko.

“Dalam proses pekerjaan, satu orang mengaduk semen, satu menarik campuran ke atas, dan satu lagi bekerja di bagian atap. Korban saat itu bertugas menarik campuran material ke atas,” ujar Saleh, Senin (29/12/2025). 

Namun, saat menarik campuran tersebut, korban tanpa sadar menyentuh kabel listrik jaringan tegangan tinggi yang melintang tepat di atas bangunan. Jarak kabel dengan atap bangunan diketahui hanya sekitar 1 hingga 1,5 meter.

“Korban tersengat di bagian kepala dan langsung mengalami luka bakar,” kata Saleh.

Akibat kejadian itu, Syahrul mengalami luka bakar sekitar 75 persen di tubuhnya dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, kabel listrik yang disentuh korban merupakan jaringan listrik tanpa pelindung dan berada sangat dekat dengan area kerja.

Satreskrim Polres Pangkep kini tengah melakukan penyelidikan dugaan kelalaian pemberi kerja. Pasalnya, lokasi pekerjaan dinilai memiliki risiko tinggi karena berada di dekat jaringan listrik bertegangan tinggi.

“Pihak PLN sebelumnya sudah mengingatkan pemilik ruko agar pekerjaan dilakukan dengan memperhatikan keselamatan dan menggunakan alat pelindung. Namun, saat kejadian korban tidak menggunakan alat keselamatan,” ungkap Saleh.

Polisi masih mendalami apakah terdapat unsur kelalaian yang menyebabkan kecelakaan kerja tersebut.

Editor : Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut