Bau Menyengat Gegerkan Warga Pangkep, Lansia ODGJ Ditemukan Meninggal di Rumah
PANGKEP, iNewsCelebes.id - Seorang diduga Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) bernama Sahabu (65) ditemukan meninggal dunia usai tercium bau menyegat gegerkan warga Kelurahan Sibatua, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Minggu (11/1/2026) malam.
Korban ditemukan tak bernyawa di dalam rumahnya setelah diperkirakan meninggal selama empat hingga lima hari.
Jenazah pertama kali diketahui oleh tetangga korban, Nasrullah (21), seusai shalat Isya sekitar pukul 19.30 Wita. Saat hendak mandi, saksi mencium aroma busuk dari sekitar rumah korban.
“Saya mau mandi tadi, tapi ada aroma busuk dari dalam rumah korban. Saya takut masuk lihat, jadi saya panggil keluarganya dulu,” ujar Nasrullah, Minggu malam.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Sibatua, Aiptu Amirullah, mengatakan bau tak sedap tersebut mengarah langsung ke kamar korban. Setelah keluarga datang dan mengecek ke dalam rumah, Sahabu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di atas tempat tidurnya.
“Korban ditemukan dalam posisi terlentang, masih mengenakan pakaian lengkap. Kondisi jenazah sudah mulai membusuk, sehingga diperkirakan meninggal dunia empat sampai lima hari lalu,” kata Amirullah.
Menurut keterangan warga bernama Amirullah, korban Sahabu terakhir kali terlihat pada Selasa saat menerima makanan dari tetangganya. Sejak itu, korban tidak lagi beraktivitas dan tidak terlihat keluar rumah.
Amirullah menjelaskan, korban selama ini tinggal seorang diri meski masih memiliki keluarga. Karena mengalami gangguan jiwa, korban jarang berinteraksi dengan lingkungan sekitar, namun tidak pernah meresahkan warga.
“Untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk makan, biasanya dibantu oleh keluarganya,” ujarnya.
Tim INAFIS Polres Pangkep yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dengan bantuan warga, TNI-Polri, serta petugas puskesmas setempat.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke kamar jenazah Rumah Sakit Batara Siang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga kini, polisi masih mendalami penyebab pasti kematian korban dan memastikan tidak adanya unsur kekerasan dalam peristiwa tersebut.
Editor : Muhammad Nur