get app
inews
Aa Text
Read Next : Warga Muhammadiyah di Pangkep Mulai Shalat Tarawih Perdana

Jembatan Penghubung 4 Wilayah di Labbakang Pangkep Ambruk, Akses Warga Terputus

Senin, 26 Januari 2026 | 16:12 WIB
header img
Jembatan penghubung di Kecamatan Labbakang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, ambruk pada Senin pagi sekitar pukul 10.15 WITA. (Foto: Udin Syahrudin).

PANGKEP, iNewsCelebes.id — Jembatan penghubung antarwilayah di Kecamatan Labbakang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, ambruk pada Senin (202/2025) sekitar pukul 10.15 WITA. Ambruknya jembatan tersebut menyebabkan akses utama warga menuju pasar, puskesmas, pelabuhan Dermaga Maccini Baji, serta sekolah dasar dan menengah terputus total.

Jembatan sepanjang 16 meter dengan lebar 5,5 meter itu menghubungkan Desa Manakku dan Desa Bontomanai, serta Kelurahan Pundata Baji dan Kelurahan Mangallekana. Hingga kini, jembatan tidak dapat dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.

Camat Labbakang, Bahri, mengatakan jembatan tersebut bukan jalan alternatif, melainkan akses utama bagi masyarakat.

"Jembatan ini roboh sekitar pukul 10.15 WITA. Ini akses utama warga, baik ke pasar, puskesmas, pelabuhan, maupun sekolah. Dampaknya sangat besar karena warga harus memutar cukup jauh,” ujar Bahri. Senin (26/01/2026). 

Akibat kejadian ini, kendaraan layanan publik dan aktivitas warga terpaksa memutar hingga 3–4 kilometer untuk mencapai tujuan.

"Yang biasanya hanya beberapa ratus meter, sekarang harus memutar hingga beberapa kilometer. Ini tentu sangat memberatkan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Pangkep menyebut jembatan yang dibangun pada tahun 1969 tersebut telah berusia lebih dari 55 tahun dan kondisinya sudah mengalami penurunan struktur.

"Jembatan ini memang sudah tua dan mengalami penurunan. Berdasarkan informasi, saat kejadian jembatan diduga dilalui kendaraan pengangkut material sehingga mengalami keruntuhan,” jelasnya.

BPBD Pangkep bersama unsur Polsek, Koramil, dan warga setempat telah melakukan peninjauan dan pengukuran di lokasi. Penanganan darurat akan segera dilakukan.

“Dalam satu sampai dua hari ke depan, alat berat akan kami turunkan untuk pembersihan. Untuk sementara, akan dibangun jembatan darurat khusus pejalan kaki dengan pengamanan, karena sungai cukup lebar dan dalam,” ujarnya.

BPBD juga telah menggandeng konsultan untuk menyiapkan desain perbaikan jembatan.

"Kami targetkan desain teknis rampung dalam tiga hari. Perbaikannya akan disesuaikan dengan kondisi eksisting, namun tidak jauh dari jembatan lama,” pungkasnya.

Editor : Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut