get app
inews
Aa Text
Read Next : Warga Digemparkan Temuan Pria Tewas di Pantai Mattirotasi Parepare, Diduga Tenggelam

Pria Tewas Gegerkan Warga Komplek Perumahan, Keluarga Tolak Outopsi

Kamis, 29 Januari 2026 | 13:43 WIB
header img
Aparat Kepolisian memasang garis Police Line di rumah korban. Foto: Nirwan

GOWA, iNewsCelebes.id – Penemuan seorang pria yang meninggal dunia di dalam rumahnya di komplek perumahan di Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, menggegerkan warga pada Selasa kemarin (27/1/2026). Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah beberapa hari tidak terlihat beraktivitas di rumah tersebut.

Salah seorang saksi, Usman alias Aso (48), yang bekerja sebagai petugas keamanan kompleks, mengatakan terakhir kali melihat korban pada Sabtu (24/1/2026). Saat itu, korban sempat memintanya membelikan dua bungkus rokok.

“Setelah hari Sabtu itu, saya sudah tidak pernah lagi bertemu korban,” ujar Usman kepada polisi.

Usman menambahkan, pada Selasa sore sekitar pukul 17.00 Wita, dirinya bersama sejumlah warga berinisiatif mengecek kondisi rumah korban karena tidak terlihat aktivitas selama beberapa hari. Dengan cara memanjat tembok dan mengintip ke dalam kamar, mereka melihat korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

“Korban terlihat telentang dan sudah tercium bau menyengat dari dalam kamar,” katanya.

Saksi lainnya, Bambang (27), warga sekitar, mengaku masih sempat bertemu korban pada Minggu (25/1/2026) pagi sekitar pukul 09.00 Wita di sebuah warung, saat korban membeli mi instan dan telur.

Warga juga sempat melihat korban berkomunikasi dengan lingkungan sekitar pada Minggu sore sekitar pukul 17.30 Wita.

Diketahui, korban bernama Hariyanto Soetrisno (65), seorang buruh harian yang tinggal seorang diri di rumah tersebut. Rumah itu diketahui milik kerabat korban, dan korban belum menikah.

Di depan rumah korban, polisi menemukan dua unit sepeda motor, masing-masing Honda Supra bernomor polisi DD 2700 BH dan Honda Thunder bernomor polisi DP 3798 VG.

Petugas kemudian membuka paksa pintu pagar dan pintu rumah korban dengan disaksikan aparat pemerintah setempat. Sekitar pukul 18.15 Wita, Tim Inafis Polres Gowa tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP.

Dari hasil pemeriksaan awal, korban ditemukan dalam posisi telentang. Kondisi tubuh korban sudah membengkak dan menghitam. Polisi juga menemukan tiga unit telepon genggam di dalam kamar korban.

Namun, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun barang berharga yang hilang di dalam rumah.

Sementara Kapolsek Bontomarannu Akp Suhardi mengatakan dari hasil pemeriksaan sementara beluma ada tanda tanda kekeran pada tubuh korban.

" Untuk saat ini dari hasil pemeriksaan awal di TKP petugas identifikasi dari polres gowa tidak menemukan tanda tanda kekerasan pada tubuh korban," ujar Akp Suhardi.

Atas kejadian tersebut, pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi sehingga pihak kepolisia langsung menyerahkan kembali jenazah korban kembali kekeluarganya untuk disemayamkan.

Editor : Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut