get app
inews
Aa Text
Read Next : Danny Pomanto Berbagi Ilmu Peduli Lingkungan dan Transformasi Digital Bersama GP Ansor Sulsel

Kreatif dan Peduli Lingkungan, Pemuda Makassar Produksi BBM dari Limbah Plastik

Rabu, 11 Februari 2026 | 17:38 WIB
header img
Dari Sampah Jadi Solar, Kreativitas Pemuda Bontoala Curi Perhatian. (Foto: LeoMN).

MAKASSAR, iNewsCelebes.id - Kreativitas anak muda Kota Makassar kembali menunjukkan perannya dalam menjawab persoalan sosial dan lingkungan. Melalui inovasi sederhana namun berdampak besar, limbah plastik yang selama ini menjadi masalah serius berhasil diolah menjadi bahan bakar minyak (BBM) yang bermanfaat dan bernilai ekonomi.

Inovasi tersebut mendapat perhatian langsung dari Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat mengunjungi lokasi peleburan sampah plastik menjadi BBM di Jalan Labu Lorong, Kecamatan Bontoala, Rabu (11/2/2026).

Di lokasi itu, Munafri menyaksikan langsung proses pengolahan sampah plastik yang dikumpulkan dari lingkungan sekitar. Sampah tersebut kemudian dilebur menggunakan instalasi sederhana hingga menghasilkan bahan bakar yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

"Inovasi ini tidak hanya berdampak pada pengurangan volume sampah plastik, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi serta manfaat sosial bagi warga," ujar Munafri.

Wali Kota yang akrab disapa Appi itu menilai, inisiatif anak muda ini sejalan dengan visi Pemerintah Kota Makassar dalam mendorong pengelolaan sampah berkelanjutan berbasis partisipasi masyarakat.

"Inovasi seperti ini harus kita dorong dan DLH dampingi. Ini bukan hanya soal teknologi, tetapi tentang kepedulian, kreativitas, dan keberanian anak muda mengambil peran dalam menyelesaikan masalah kota," jelasnya.

Appi juga menegaskan bahwa persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Pemerintah Kota Makassar, kata dia, membuka ruang kolaborasi bagi inovator lokal agar karya serupa dapat berkembang lebih luas melalui pendampingan teknis, penguatan kelembagaan, hingga akses kemitraan.

Sementara itu, salah satu penggagas inovasi tersebut, Darwin, menjelaskan bahwa pengolahan limbah plastik menjadi BBM telah lama ia rintis sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan sampah yang semakin mengkhawatirkan.

Menurut Darwin, masa depan pengelolaan limbah di Indonesia tidak hanya diuji di laboratorium teknologi hijau, tetapi juga ditentukan oleh kesadaran masyarakat.

"Ini, kesadaran, kemauan, dan kreativitas masyarakat menjadi kunci utama dalam menjawab tantangan krisis lingkungan yang dihadapi saat ini," jelasnya.

Darwin memaparkan, proses produksi dilakukan menggunakan instalasi sederhana berbasis drum besi dengan memanfaatkan oli bekas sebagai bahan pembakar.

Sampah plastik dimasak selama dua hingga tiga jam hingga menghasilkan cairan bahan bakar, kemudian disuling agar kualitasnya meningkat.

"Sekitar 10 kilogram sampah plastik bisa menghasilkan satu liter bahan bakar," tuturnya.

Ia menambahkan, hasil pembakaran awal dapat menjadi solar, dan setelah melalui proses penyulingan dapat mendekati bensin setara premium.

Adapun bahan baku yang digunakan berasal dari berbagai jenis plastik rumah tangga seperti botol bekas, plastik kresek, kemasan makanan, hingga sampah plastik yang dipungut dari kanal dan lingkungan sekitar.

"Inovasi kami warga tidak boleh berjalan sendiri. Pemerintah harus hadir dengan regulasi, pendampingan, dan sistem yang memastikan pengelolaan limbah berjalan aman dan berkelanjutan," tukasnya.

Darwin berharap inovasi sederhana tersebut dapat menjadi contoh kreativitas warga dalam mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan. Kunjungan Wali Kota Makassar pun menjadi bukti dukungan pemerintah terhadap peran anak muda sebagai motor penggerak perubahan menuju kota yang lebih bersih, berdaya saing, dan ramah lingkungan.

Editor : Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut