Bermain di Sungai, Bocah di Pangkep Ditemukan Tewas Tenggelam
PANGKEP, iNewsCelebes.id – Seorang bocah perempuan berinisial AA (4) ditemukan meninggal dunia setelah diduga tenggelam di sungai belakang rumahnya di Kampung Jollo, Desa Bulu Cindea, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, Senin (16/2/2026) sore.
Kapolsek Bungoro, Kompol Ridwan Saenong, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, korban sebelumnya sempat berada di sekitar sungai bersama ibunya.
“Benar, telah terjadi peristiwa seorang anak diduga tenggelam di sungai belakang rumahnya. Saat ini kasus tersebut sudah ditangani pihak kepolisian,” ujar Ridwan saat dikonfirmasi, Selasa (17/2/2026) siang.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, sekitar pukul 17.00 Wita korban menemani ibunya menjemur rumput laut di sekitar sungai yang berada tak jauh dari rumah mereka.
Tak lama kemudian, korban pulang lebih dulu seorang diri. Namun saat ibunya menyusul pulang, anak tersebut sudah tidak berada di rumah.
Keluarga yang panik kemudian melakukan pencarian bersama warga sekitar. Sekitar pukul 18.30 Wita, ayah korban menerima informasi dari warga bahwa anaknya terakhir terlihat bermain di pinggir sungai.
Ayah korban kemudian turun ke sungai untuk melakukan pencarian, tetapi belum menemukan hasil. Ia sempat mencari ke sejumlah lokasi lain sebelum kembali menyisir sungai karena menduga anaknya tenggelam.
Sekitar pukul 19.30 Wita, korban akhirnya ditemukan oleh ayahnya bersama seorang rekannya dalam kondisi tenggelam dan sudah tidak bernyawa.
Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian, membantu proses pencarian, serta melakukan pendataan dan pemeriksaan saksi-saksi.
Dua saksi yang dimintai keterangan yakni Nafing (53), warga Kampung Jollo, dan Baddu (40), warga Kampung Katapan, Kecamatan Bungoro.
Ridwan menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa tersebut diduga merupakan kecelakaan murni akibat aktivitas bermain anak di area pinggiran sungai tanpa pengawasan orang tua.
"Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan resmi,"katanya.
Rencananya, jenazah korban dimakamkan pada Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 12.20 Wita di Pekuburan Majannag, Desa Bulu Cindea, Kecamatan Bungoro.
Kepolisian juga akan mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya pengawasan anak, terutama di wilayah rawan seperti bantaran sungai.
“Kami akan mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas untuk memberikan edukasi keselamatan anak di lingkungan rawan,” tutup Ridwan.
Editor : Muhammad Nur