Banjir Rendam Jalan Trans Sulawesi di Mandalle Pangkep, Arus Lalu Lintas Tersendat
PANGKEP, iNewsCelebes.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Mandalle sejak siang hari, Sabtu (21/2/2026), menyebabkan Jalan Poros Trans Sulawesi di Kecamatan Mandalle, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), terendam banjir.
Genangan air terlihat di depan SMP Mandalle hingga kawasan Kampus Politani Pangkep. Air meluap ke badan jalan akibat curah hujan yang tidak kunjung reda sejak siang, sehingga arus lalu lintas di jalur utama tersebut terganggu.
Sejumlah pengendara roda dua dan roda empat terpaksa memperlambat laju kendaraan saat melintasi lokasi banjir.
Bahkan, beberapa sepeda motor terlihat mogok setelah nekat menerobos genangan air yang cukup tinggi. Tak sedikit pengendara yang harus mendorong motornya karena mesin mati akibat terendam air.
“Dari siang hujan terus, tidak berhenti-berhenti. Biasanya memang cepat tergenang kalau hujan deras begini,” ujar Ridwan, salah seorang warga di sekitar lokasi, Sabtu (21/2/2026).
Menurut warga, kawasan tersebut memang kerap dilanda banjir saat hujan turun dalam durasi lama. Sistem drainase yang diduga tidak mampu menampung debit air disebut menjadi salah satu penyebab air meluap hingga ke badan jalan.
Hingga sore hari, hujan masih mengguyur kawasan Mandalle dan genangan air belum sepenuhnya surut. Pengendara diimbau untuk berhati-hati saat melintas, terutama di titik banjir depan SMP Mandalle dan Kampus Politani Pangkep.
Belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, warga berharap ada penanganan serius dari pihak terkait untuk mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi di jalur tersebut.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Sulawesi Selatan, Sabtu (21/2/2026). Pada pagi hari, sebagian besar wilayah Sulsel berpotensi diguyur hujan ringan, sedangkan kondisi berawan diprakirakan terjadi di Palopo, Luwu, Wajo, dan Bone.
Memasuki siang hingga sore hari, intensitas hujan diprediksi meningkat. Hampir seluruh wilayah Sulawesi Selatan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Pada malam hari, cuaca umumnya berawan. Namun, hujan ringan masih berpotensi terjadi di Luwu Utara, Parepare, Barru, Pangkep, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, dan Kepulauan Selayar. Sementara dini hari, kondisi berawan mendominasi dengan potensi hujan ringan di Gowa, Takalar, dan Kepulauan Selayar.
BMKG mencatat suhu udara berada pada kisaran 19 hingga 36 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan 65 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah barat hingga utara dengan kecepatan 7 hingga 32 kilometer per jam.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat di wilayah Parepare, Barru, Pangkep, Maros, Makassar, dan Gowa untuk mewaspadai potensi banjir dan longsor. Selain itu, potensi angin kencang berpeluang terjadi di wilayah pesisir timur dan selatan Sulawesi Selatan.
Editor : Muhammad Nur