get app
inews
Aa Text
Read Next : Investigasi Dimulai! Basarnas Serahkan Black Box Pesawat ATR ke KNKT

7 Hari Pencarian, Basarnas Hentikan Operasi SAR Nenek Diduga Tenggelam di Sungai Bilareng Gowa

Rabu, 11 Maret 2026 | 19:38 WIB
header img
Operasi pencarian terhadap seorang warga yang diduga tenggelam di Sungai Bilareng, Dusun Lemoa, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, resmi dihentikan. Foto: Nirwan

GOWA, iNewsCelebes.id – Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar secara resmi menghentikan operasi pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan tenggelam di Sungai Bilareng, Dusun Lemoa, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Operasi SAR tersebut telah berlangsung selama tujuh hari sejak laporan pertama diterima pada 5 Maret 2026.

Korban diketahui bernama Dg Patiha (70), seorang perempuan lanjut usia yang merupakan warga Dusun Lemoa. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban pada Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 07.00 WITA berangkat menuju area persawahan miliknya. Namun hingga siang hari, korban tidak kunjung kembali ke rumah.

Keluarga yang khawatir kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi sawah dan menemukan sejumlah barang milik korban di tepi Sungai Bilareng. Saat itu kondisi sungai dilaporkan mengalami peningkatan debit air akibat hujan yang mengguyur wilayah tersebut. Korban diduga terpeleset dan terbawa arus sungai yang cukup deras.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR Gabungan langsung dikerahkan untuk melakukan pencarian intensif. Proses pencarian dilakukan dengan metode penyisiran di sepanjang aliran sungai menggunakan tiga Search and Rescue Unit (SRU).

Area pencarian meliputi beberapa titik mulai dari lokasi kejadian hingga Bendungan Karalloe dengan jarak penyisiran lebih dari 11 kilometer. Tim melakukan pencarian melalui jalur darat maupun menggunakan perahu pada sejumlah sektor yang telah ditentukan.

Namun hingga memasuki hari ketujuh operasi SAR, korban belum berhasil ditemukan.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Andi Sultan, mengatakan seluruh unsur yang terlibat telah melakukan upaya maksimal selama proses pencarian. Meski demikian, kondisi cuaca dan karakteristik sungai menjadi kendala di lapangan.

“Selama tujuh hari operasi SAR, tim gabungan telah melakukan berbagai upaya pencarian dengan menyisir aliran sungai menggunakan metode darat dan perahu pada beberapa sektor pencarian. Namun hingga hari terakhir korban belum berhasil ditemukan. Setelah dilakukan evaluasi dan koordinasi bersama keluarga serta pemerintah setempat, operasi SAR secara resmi dihentikan,” ujar Andi Sultan.

Sultan menambahkan, medan pencarian yang cukup berat turut memengaruhi efektivitas proses pencarian. Sungai Bilareng diketahui memiliki arus cukup kuat dengan banyak batu besar serta jeram di sepanjang aliran sungai, terutama saat debit air meningkat akibat hujan.

Andi Sultan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah terlibat dalam operasi tersebut, termasuk masyarakat setempat yang turut membantu proses pencarian sejak hari pertama.

“Terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja keras di lapangan dalam kondisi medan sungai yang cukup berat, dengan debit air tinggi, banyak batu besar, serta jeram di sepanjang aliran sungai. Kami juga mengapresiasi dukungan masyarakat yang turut membantu proses pencarian,” tambahnya.

Dengan penghentian operasi SAR tersebut, seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.

Adapun unsur yang terlibat dalam operasi pencarian ini antara lain Tim Rescue Kantor SAR Makassar, BPBD Kabupaten Gowa, MRB, FPL Lompobattang, TNI, Polri, SAR Universitas Hasanuddin (Unhas), SAR Universitas Negeri Makassar (UNM), serta masyarakat setempat.

Basarnas Makassar juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar sungai, khususnya pada musim hujan dengan kondisi debit air tinggi, agar selalu meningkatkan kewaspadaan guna menghindari potensi kecelakaan di perairan.

Editor : Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut