get app
inews
Aa Text
Read Next : Pergerakan Penumpang Nataru di Bandara Sultan Hasanuddin Menurun

Mudik Lebaran 2026, Polda Sulsel Siagakan 5.268 Personel Gabungan

Kamis, 12 Maret 2026 | 20:37 WIB
header img
Kapolda Sulsel, Djuhandhani Rahardjo Puro, pimpin apel personel gabungan dari berbagai unsur, mulai dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, Satpol PP, Pemadam Kebakaran, Basarnas. Foto: Dok. Polda Sulsel

MAKASSAR, iNewsCelebes.id – Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menyiagakan sebanyak 5.268 personel gabungan untuk mengamankan arus mudik serta perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah melalui pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Ribuan personel tersebut akan disebar di berbagai titik strategis guna memastikan perjalanan masyarakat selama musim mudik berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Kesiapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat-2026” yang digelar di Lapangan Upacara Mapolda Sulsel, Kamis (12/3/2026).

Apel dipimpin langsung oleh Kapolda Sulsel, Djuhandhani Rahardjo Puro, dan diikuti personel gabungan dari berbagai unsur, mulai dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, Satpol PP, Pemadam Kebakaran, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hingga Senkom Mitra Polri.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sulsel membacakan amanat Kapolri pada Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Dalam amanat itu dijelaskan bahwa apel gelar pasukan merupakan tahap akhir pengecekan kesiapan personel, sarana dan prasarana, sekaligus bentuk komitmen bersama dalam memperkuat sinergitas lintas sektoral demi menyukseskan pengamanan mudik dan perayaan Idul Fitri.

Secara nasional, Operasi Ketupat 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan sebanyak 161.243 personel gabungan dari Polri, TNI, serta berbagai instansi terkait.

Untuk mendukung kelancaran operasi, Polri menyiapkan 2.746 pos yang terdiri dari 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, dan 343 pos terpadu. Pos-pos tersebut akan difungsikan sebagai pusat informasi, pelayanan, sekaligus pengamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Sementara itu, khusus di wilayah hukum Polda Sulsel, sebanyak 5.268 personel gabungan diterjunkan. Jumlah tersebut terdiri dari 2.583 personel Polri, 546 personel TNI, serta 2.139 personel dari berbagai instansi terkait.

Ribuan personel tersebut akan ditempatkan pada 108 pos pengamanan yang tersebar di sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan, dengan rincian 61 pos pengamanan, 22 pos pelayanan, dan 25 pos terpadu.

Kapolda Sulsel, Djuhandhani Rahardjo Puro, berharap seluruh personel yang terlibat dapat menjalankan tugas secara profesional dan penuh tanggung jawab.

“Saya berharap seluruh personel mempedomani serta mensosialisasikan pelaksanaan operasi ini sehingga dapat dipahami dan dilaksanakan dengan baik di lapangan,” ujarnya.

Selain itu, personel di lapangan juga diminta melakukan pendataan terhadap rumah-rumah kosong yang ditinggalkan pemudik serta menyediakan layanan penitipan kendaraan bermotor di kantor kepolisian guna memberikan rasa aman bagi masyarakat.

“Pastikan masyarakat mengetahui seluruh informasi layanan kepolisian, pesan-pesan kamtibmas hingga penerapan rekayasa lalu lintas. Optimalkan pula layanan Kepolisian 110 agar masyarakat dapat dengan mudah memperoleh bantuan serta merasakan kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan yang responsif dan solutif,” tegasnya.

Mengakhiri amanatnya, Kapolda Sulsel mengajak seluruh personel untuk terus meningkatkan soliditas dan sinergitas dalam pelaksanaan tugas demi mewujudkan mudik Lebaran yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

Editor : Leo Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut