MAKASSAR, iNewsCelebes.id – Kepadatan pemudik terus terjadi di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, Sulawesi Selatan. Selasa, (17/03/2026). Lonjakan ini terjadi seiring memasuki puncak arus mudik angkutan laut menjelang Idul Fitri.
Sebanyak 1.100 pemudik tujuan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya kembali bertolak dengan menggunakan KM. Dharma Kencana VII. Sejumlah pemudik bahkan mulai membawa kendaraan pribadi untuk digunakan di kampung halaman.
Baca Juga
Gubernur Sulsel Lepas Ribuan Pemudik Gratis Bareng Pertamina
Direktur Utama PT Dharma Lautan Utama, Erwin H. Poedjono, mengatakan pihaknya telah mengantisipasi lonjakan penumpang dengan menyesuaikan kapasitas angkut sesuai dispensasi.
“Untuk penumpang sekitar 1.100 orang sesuai dispensasi. Untuk kendaraan, kami mengangkut sekitar 110 unit kendaraan pribadi. Perjalanan diperkirakan memakan waktu sekitar 28 jam,” kata Erwin pada wartawan di Pelabuhan Makassar..
Ia menambahkan, strategi juga dilakukan dengan memberikan potongan harga tiket secara bertahap sejak H-30 Lebaran guna mengurai penumpukan penumpang.
Baca Juga
Sepekan Jelang Lebaran, Ribuan Pemudik Berangkat dari Pelabuhan Makassar
“Kami sudah mulai sejak H-30 dengan diskon 20 persen, kemudian dikurangi di H-15, dan hari ini sudah normal. Ini untuk pemerataan penumpang agar tidak menumpuk di satu waktu,” katanya.
Selain memberangkatkan penumpang, kapal yang tiba dari Surabaya juga membawa ratusan kendaraan serta penumpang yang kembali ke Sulawesi.
Arus mudik tahun ini didominasi penumpang tujuan Surabaya yang memilih jalur laut. Selain harga tiket yang relatif lebih terjangkau, moda transportasi ini juga memungkinkan pemudik membawa lebih banyak barang.
Baca Juga
Bandara Sultan Hasanuddin Berangkatkan 400 Pemudik Dalam Agenda Mudik Bersama BUMN
Tidak hanya penumpang pejalan kaki, sebagian pemudik juga memanfaatkan layanan angkutan kendaraan dengan membawa mobil pribadi. Hal ini dilakukan agar mereka lebih leluasa beraktivitas saat tiba di kampung halaman.
Diperkirakan, puncak arus mudik angkutan laut di Makassar masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
"Insya allah masih ada kapal kita tanggal 19 maret mendatang," pungkasnya.