get app
inews
Aa Text
Read Next : Skuad Timnas Indonesia Kumpul Hari Ini, PSM Makassar Absen Kirim Wakil

PSM Makassar Terpuruk, Munafri Arifuddin Hadir di Latihan Bakar Semangat Pemain

Senin, 06 April 2026 | 19:35 WIB
header img
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat berada di loker room PSM Makassar di Stadion Kalegowa, Senin (6/4/2026). (Foto: LeoMN).

GOWA, iNewsCelebes.idWali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyambangi sesi latihan skuad PSM Makassar di Stadion Kalegowa, Senin (6/4/2026) petang. Kehadirannya menjadi suntikan semangat bagi tim berjuluk Juku Eja yang tengah mengalami paceklik kemenangan dalam lima pertandingan terakhir Super League Indonesia musim 2025/2026.

Wali Kota yang akrab disapa Appi itu datang bukan sekadar sebagai kepala daerah, tetapi juga sebagai sosok yang pernah menakhodai PSM sebagai Chief Executive Officer (CEO). Ia mengaku ingin melihat langsung kondisi tim sekaligus memastikan semangat pemain tetap terjaga.

"Hari ini saya cek, lihat langsung lapangan (Stadion Kalegowa) area latihan pemain PSM, bertemu manajemen PSM," kata Appi.

Kunjungan tersebut sekaligus menegaskan perhatian serius Pemerintah Kota Makassar terhadap klub kebanggaan masyarakatnya. Di sela latihan, Munafri menyapa para pemain, memberikan motivasi, dan menegaskan harapannya agar tim tetap konsisten serta mampu mengharumkan nama Makassar di kancah nasional.

Dia juga menyoroti hasil imbang 1-1 yang diraih PSM saat menjamu Persis Solo di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, beberapa waktu lalu. Menurutnya, performa tim menunjukkan adanya penurunan semangat bertanding.

"Saya lihat kemarin juga di Parepare, ini kita seperti kehilangan bertanding, kehilangan semangat untuk menang," ujarnya.

Kondisi tersebut, lanjut Appi, menjadi alasan utama dirinya turun langsung menemui pemain dan manajemen. Ia mengaku telah berkomunikasi dengan pihak tim, termasuk pelatih, untuk memastikan adanya langkah konkret dalam membangkitkan mental dan performa tim.

"Itulah makanya saya datang, saya bicara dengan Pak Sadikin, saya bicara untuk memastikan tim ini kembali punya semangat untuk menang, punya kemampuan," katanya.

Menurut Munafri, secara komposisi, skuad PSM saat ini tergolong kompetitif. Namun, dibutuhkan sentuhan manajerial dan strategi yang tepat agar permainan kolektif tim bisa kembali maksimal.

"Saya yakin kalau melihat komposisi, ini tidak jelek amat, tapi butuh manajerial, butuh cara untuk membangkitkan bagaimana bisa mereka bermain bola secara kolektif, bermain bola untuk meraih kemenangan," imbuhnya.

Dia menekankan pentingnya momentum kebangkitan, khususnya pada laga tandang melawan PSIM Yogyakarta pekan depan. Menurutnya, laga tersebut bisa menjadi titik balik sebelum kembali bermain di kandang.

"Kalau momentum ini bisa kita dapatkan di Jogja sebelum kembali ke sini untuk bermain kandang, maka itu sangat penting," tuturnya.

Appi juga mengingatkan pentingnya menanamkan nilai budaya lokal seperti Siri’ na Pacce dalam diri para pemain sebagai sumber semangat juang dan solidaritas tim.

"Ini yang kita harapkan, supaya mereka punya fighting spirit, punya Siri’ na Pacce. Makanya saya minta untuk datang langsung bertemu pemain, setidaknya kita bisa memberikan semangat buat mereka," ucapnya.

Dia menegaskan bahwa tim tidak boleh terjebak dalam situasi monoton. Perlu adanya perubahan nyata, baik dari sisi taktik, manajemen, maupun komposisi tim agar pemain yang kurang mendapat kesempatan bisa termotivasi menunjukkan kemampuan terbaiknya.

"Supaya pemain yang selama ini merasa tidak terpakai bisa termotivasi untuk menunjukkan kemampuannya," jelasnya.

Munafri juga optimistis seluruh pemain PSM memiliki kualitas yang mumpuni. Ia menegaskan bahwa klub sebesar PSM tidak layak berada dalam posisi sulit seperti saat ini.

"Klub ini tidak pantas berada di posisi seperti ini. Klub ini punya tempat yang lebih baik dan kita bisa menuju ke sana kalau kita kerja bersama-sama," tegasnya.

Menjelang laga berikutnya, ia berharap tim mampu menunjukkan peningkatan signifikan, baik saat bermain kandang maupun tandang, dengan mengedepankan strategi pressing dan pemilihan pemain yang tepat.

"Dari awal harus sudah menekan dan memastikan pilihan pemain yang tepat untuk meraih kemenangan," katanya.

Terkait dukungan suporter yang mulai menurun, Appi menilai hal tersebut sangat bergantung pada performa tim di lapangan. Ia optimistis antusiasme akan kembali meningkat jika PSM mampu meraih kemenangan secara konsisten.

"Saya rasa antusiasme suporter akan kembali dengan sendirinya ketika kita memperlihatkan kemenangan demi kemenangan," ungkapnya.

"Semakin banyak kemenangan, semakin banyak suporter yang datang. Sekarang kita harus menunjukkan keseriusan untuk bangkit, bertanding dengan effort dan fighting spirit yang kuat," lanjutnya.

Menutup pernyataannya, Appi mengingatkan pengalaman tim saat menghadapi masa sulit di era pandemi COVID-19 di Bali, yang berhasil dilalui dengan berbagai langkah strategis.

"Saya pernah ada di situasi seperti ini, waktu COVID di Bali. Kita berada di kondisi yang sulit, dan saat itu kita melakukan beberapa langkah untuk memastikan tidak berada di zona rawan degradasi. Itu yang paling penting," tutupnya.

Editor : Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut