get app
inews
Aa Text
Read Next : Tragis! Penjaga Agen Transaksi Perbankan di Barru Ditemukan Tewas, Isi Tabungan Raib

Polisi Beberkan Kronologi Pemuda Tewas Tergantung di Bawah Pohon di Barru

Selasa, 21 April 2026 | 12:12 WIB
header img
Pria 23 Tahun di Barru Ditemukan Meninggal Tergantung. Foto: Akbar

BARRU, iNewsCelebes.id - Polisi mengungkap kronologi seorang pemuda berinisial ZF (23) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di bawah pohon dekat rumahnya di Kelurahan Mallawa, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (20/4/26) kemarin.

Kapolres Barru, Ananda Fauzi Harahap mengatakan, peristiwa itu pertama kali diketahui warga setempat yang kemudian melaporkannya ke pihak kepolisian.

Aparat dari Polsek Mallusetasi dikatakan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Ananda menyebut, hasil pemeriksaan awal mengarah pada dugaan korban meninggal akibat bunuh diri.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi dan olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hanya terdapat bekas jeratan tali di leher,” kata Ananda kepada wartawan.

Polisi juga mengungkap korban memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Dalam kesehariannya, korban disebut kerap berbicara dan tertawa sendiri serta mengaku sering mendengar bisikan.

Korban diketahui pernah menjalani perawatan terakhir pada Januari 2026 di RS Andi Makkasau Parepare.

Selain itu, korban diduga mengalami tekanan akibat masalah keuangan di tempatnya bekerja sebagai penjaga konter agen transaksi perbankan yang berada tak jauh dari rumahnya.

Dari hasil pengecekan, polisi menemukan adanya selisih keuangan yang cukup besar. Saldo awal tercatat sekitar Rp10,7 juta, namun saat diperiksa hanya tersisa sekitar Rp2 juta.

“Ditemukan juga sejumlah transaksi top up ke aplikasi (Ewallet) menggunakan nomor pribadi korban yang diduga menyebabkan kerugian sekitar Rp8,7 juta,” terangnya.

Polisi menduga kombinasi tekanan ekonomi dan kondisi psikologis menjadi faktor yang melatarbelakangi peristiwa tersebut.

Sementara itu, pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Mereka juga telah membuat surat pernyataan resmi kepada pihak kepolisian.

Editor : Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut