get app
inews
Aa Text
Read Next : Jadwal Duel Klasik PSM Makassar vs Persebaya Pekan Ini: Laga Tunda Sarat Gengsi di Parepare

Ricuh! Suporter PSM Makassar Luapkan Kekecewaan di Stadion BJ Habibie

Senin, 18 Mei 2026 | 02:00 WIB
header img
Suporter PSM Makassar nyalakan flare usai kalah dari Persib di Stadion BJ Habibie. Foto: LeoMN

PAREPARE, iNewsCelebes.id – Kekalahan dramatis PSM Makassar dari Persib Bandung pada laga kandang terakhir musim ini memicu kericuhan suporter di Stadion BJ Habibie, Parepare, Minggu (17/5/2026) malam.

PSM harus menyerah dengan skor 1-2 dari Persib Bandung dalam lanjutan pekan ke-32 Super League 2025-2026. Hasil tersebut memantik kekecewaan pendukung Juku Eja yang langsung meluapkan emosinya sesaat setelah pertandingan berakhir.

Usai peluit panjang dibunyikan wasit, sejumlah suporter menyalakan flare dan melemparkannya ke area lapangan. Situasi itu sempat memicu kepanikan, terutama di kalangan pemain dan ofisial kedua tim.

Tidak hanya itu, sebagian suporter juga turun ke lapangan dan mencoba mendekati para pemain. Sementara kelompok suporter lainnya memilih menyampaikan protes secara tertib dengan membentangkan spanduk dan menggunakan pengeras suara di tribun stadion.

Melihat situasi mulai memanas, para pemain PSM maupun Persib langsung bergegas menuju ruang ganti. Aparat keamanan bersama panitia pelaksana pertandingan bergerak cepat melakukan pengamanan guna mencegah kericuhan meluas.

Setelah beberapa saat, kondisi stadion perlahan kembali terkendali dan suporter mulai diarahkan meninggalkan area pertandingan.

Kekecewaan suporter diduga dipicu performa PSM Makassar sepanjang musim ini yang dianggap jauh dari harapan. Tim berjuluk Juku Eja bahkan sempat berada dalam tekanan untuk menjauh dari ancaman degradasi pada beberapa pekan terakhir kompetisi.

Kekalahan di kandang sendiri itu pun menjadi penutup pahit bagi PSM Makassar di hadapan pendukungnya musim ini.

Sebaliknya, kemenangan atas PSM membuat Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025-2026.

Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda mengatakan secara umum situasi pertandingan tetap berjalan aman dan kondusif meski sempat terjadi aksi penyalaan flare oleh suporter.

“Pada prinsipnya seluruh rangkaian pertandingan berjalan aman, tertib dan lancar. Memang ada penyampaian aspirasi dari suporter pada akhir kompetisi,” ujarnya kepada wartawan Minggu (17/5/2026) malam.

Menurut Indra, aksi penyalaan flare dan kembang api sering terjadi pada akhir musim sebagai bentuk ekspresi dukungan suporter terhadap klub kebanggaannya.

“Penyalaan flare dan kembang api memang kerap dilakukan suporter pada akhir kompetisi. Namun situasi tetap bisa dikendalikan,” katanya.

Meski demikian, ia menegaskan aksi tersebut tetap melanggar regulasi pertandingan sepak bola.

“Kalau menurut aturan FIFA dan Liga Indonesia tentu itu melanggar. Tetapi alhamdulillah semuanya tetap berjalan aman dan kondusif,” jelasnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian memastikan belum menerima laporan terkait korban jiwa maupun insiden serius akibat kericuhan tersebut.

“Sampai saat ini belum ada laporan korban jiwa ataupun kejadian menonjol lainnya. Suporter juga sudah berangsur meninggalkan stadion,” tegasnya.

Dalam pertandingan tersebut, Persib Bandung membuka keunggulan lebih dulu lewat sepakan keras Tom Haye pada menit ke-32.

PSM kemudian mampu menyamakan kedudukan pada babak kedua melalui sundulan kapten tim Yuran Fernandes di menit ke-53.

Namun saat laga diprediksi berakhir imbang, Persib memastikan kemenangan lewat gol Freitas Filho pada menit 90+7 memanfaatkan sepak pojok.

Gol injury time itu sekaligus membuyarkan harapan PSM meraih poin di kandang sendiri.

Editor : Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut