get app
inews
Aa Text
Read Next : Mahasiswa di Makassar Dibacok Usai Kecelakaan, 2 Jari Nyaris Putus

Pasien RSUP Wahidin Sudirohusodo Diduga Tikam Sesama Pasien dengan Badik

Senin, 15 Juni 2026 | 20:39 WIB
header img
Ilustrasi kasus penikaman sesama pasien di RSWS Makassar. (Foto: Istimewa).

MAKASSAR, iNewsCelebes.id - Seorang pria berinisial NS (55) pasien RSUP Wahidin Sudirohusodo diduga menikam pasien lain berinisilal JN (40) menggunakan badik di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pelaku diduga nekat melakukan perbuatannya karena stres mengalami penyakit.

Kapolsek Tamalanrea Kompol Mustari Alam mengatakan ,insiden itu melibatkan dua pasien yang dirawat dalam satu kamar, pada Sabtu (13/6) Sore.

Peristiwa tersebut berakhir damai setelah pelaku meminta maaf kepada korban dan keluarga kedua belah pihak sepakat menyelesaikannya secara kekeluargaan.

"Sesama orang sakit itu. Pelaku mengidap penyakit berat dan yang bersangkutan dicurigai mengalami stres," ujar Kapolsek Tamalanrea, Kompol Mustari Alam kepada wartawan, pada Senin (15/6/2026).

Mustari mengatakan sebelum penikaman terjadi, kondisi pelaku sedang berbincang-bincang dengan korban. Namun secara tiba-tiba emosi pelaku memuncak kemudian mengambil badik dan menyerang korban yang berada dalam kamar perawatan yang sama.

"Tidak tahu kenapa ada badik, saat korban bertanya kondisi pasien lain dijawab sehat. Tiba-tiba saat korban bertanya ke pelaku, ia menjawab sedang mencuci darah kemudian menyerang dan menikam korban," katanya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka ringan pada bagian tangan. Perawat yang melihat insiden itu langsung berteriak meminta pertolongan sehingga pelaku berusaha melarikan diri.

"Korban hanya mengalami luka lecet di tangan. Setelah itu suster berteriak dan pelaku lari turun ke bawah, kemudian dikejar oleh orang-orang," ungkap Mustari.

Meski sempat membuat panik penghuni rumah sakit, kasus tersebut tidak berlanjut ke proses hukum. Korban memilih tidak membuat laporan polisi dan menerima permintaan maaf dari pelaku.

"Korban tidak melapor. Masalah selesai saat itu juga secara kekeluargaan dan pelaku sudah meminta maaf," pungkas Mustari.

Editor : Arham Hamid

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut