Jelang Pengosongan Pasar Hobi Toddopuli, Pedagang Diberi Waktu 3 Hari Pilih Lokasi Baru
MAKASSAR, iNewsCelebes.id – Kawasan Pasar Hobi Toddopuli yang selama ini beroperasi di area eks Terminal Toddopuli, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar akan dikosongkan dalam waktu dekat.
Pemerintah Kota Makassar mulai mematangkan rencana dengan memberu waktu para pedagang selama tiga hari untuk menentukan lokasi relokasi yang telah disiapkan pemerintah.
Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Kecamatan Panakkukang dan dipimpin langsung Camat Panakkukang, Syahrir. Rapat turut melibatkan Perumda Terminal Makassar Metro, PD Pasar Makassar Raya, Perumnas Proyek Sulawesi Selatan, unsur Tripika, Lurah Paropo, para Ketua RT/RW, serta perwakilan pedagang Pasar Hobi Toddopuli.
Camat Panakkukang Syahrir mengatakan, penataan kawasan eks Terminal Toddopuli dilakukan untuk mengoptimalkan fungsi aset fasilitas umum sekaligus menciptakan kawasan yang lebih tertib dan sesuai peruntukannya.
“Rakor beberapa hari lalu, kami membahas rencana pengosongan fasum serta pemanfaatan kembali lahan pada area eks Terminal Toddopuli,” ujar Syahrir, Minggu (21/6/2026).
Menurutnya, pemerintah tidak serta-merta melakukan pengosongan lokasi. Sebelum pelaksanaan relokasi, pemerintah membuka ruang komunikasi dan musyawarah dengan para pedagang guna menentukan lokasi baru yang dianggap paling sesuai.
Dalam rapat tersebut, pemerintah menawarkan dua lokasi relokasi, yakni Pasar Sawah di Jalan Gunung Latimojong dan kawasan Terminal Regional Daya.
“Hasil rapat, kami menawarkan relokasi pedagang Pasar Hobi ke Pasar Sawah di Jalan Gunung Latimojong atau Terminal Regional Daya. Kami juga memberikan waktu selama tiga hari kepada para pedagang untuk bermusyawarah dan menentukan lokasi yang mereka inginkan,” katanya.
Syahrir menegaskan proses penataan dilakukan dengan pendekatan persuasif dan tetap mempertimbangkan keberlangsungan usaha para pedagang yang selama ini menggantungkan mata pencaharian di kawasan tersebut.
Menurut dia, pengosongan dilakukan sebagai bagian dari upaya mengembalikan fungsi kawasan eks Terminal Toddopuli sesuai peruntukannya sebagai aset fasilitas umum yang dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
“Penataan ini dilakukan demi kepentingan bersama. Kami ingin kawasan tersebut kembali tertib dan dapat dimanfaatkan sesuai fungsi serta peruntukannya,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Terminal Makassar Metro, Elber Maqbul Amin, mengatakan pihaknya telah melakukan komunikasi dengan pengurus asosiasi pedagang Pasar Hobi Toddopuli terkait rencana relokasi tersebut.
Menurut Elber, surat peringatan pertama juga telah disampaikan kepada para pedagang sebagai bagian dari tahapan penataan kawasan.
“Alhamdulillah sudah ada komunikasi dengan ketuanya, ketua asosiasinya. Kami juga sudah memberikan Surat Peringatan pertama kepada para pedagang di Pasar Hobi Toddopuli,” kata Elber.
Ia menjelaskan, relokasi pedagang merupakan bagian dari upaya optimalisasi aset daerah sekaligus menghidupkan kembali fungsi kawasan terminal yang selama ini telah beralih menjadi pusat aktivitas perdagangan.
Meski demikian, proses relokasi akan dilakukan secara bertahap melalui dialog dan koordinasi dengan pedagang agar pelaksanaannya berjalan tertib dan tidak menimbulkan gejolak.
“Kami ingin proses ini berjalan baik. Karena itu, komunikasi terus dilakukan dengan para pedagang maupun pengurus asosiasi agar relokasi dapat terlaksana secara tertib,” ujarnya.
Diketahui, Pasar Hobi Toddopuli selama ini dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan hewan peliharaan dan perlengkapan hobi terbesar di Kota Makassar. Di kawasan tersebut terdapat pedagang ikan hias, burung, kucing, reptil, pakan ternak, akuarium, kandang hingga berbagai perlengkapan pendukung hobi lainnya.
Selama bertahun-tahun, kawasan itu menjadi pusat aktivitas para penghobi dan komunitas pecinta hewan di Makassar. Namun keberadaannya di area eks terminal kini akan ditata ulang sebagai bagian dari optimalisasi pengelolaan aset daerah.
Editor : Muhammad Nur