get app
inews
Aa Text
Read Next : Mandek 7 Tahun, Kasus Kekerasan Jurnalis di Makassar Masuk Babak Baru

IJTI Sulsel dan Ditjenpas Sepakat Perluas Publikasi Program Pembinaan Warga Binaan

Rabu, 29 Juli 2026 | 16:45 WIB
header img
IJTI Sulsel Gandeng Ditjenpas Perkuat Publikasi Program Pembinaan Warga Binaan. Foto: IJTI

MAKASSAR, iNewsCelebes.id – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengurus Daerah Sulawesi Selatan melakukan audiensi dengan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulsel Mulyadi di Kantor Lapas Kelas I Makassar, Jl Sultan Alauddin, Makassar, Senin (27/7/2026)

Turut hadir dalam audiens itu, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Makassar, Gumilar Budirahayu dan Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Makassar Jayadi Kusumah.

Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi. Audiensi berlangsung dalam suasana diskusi terbuka yang berfokus pada pembangunan kemitraan strategis antara insan pers televisi dan jajaran pemasyarakatan untuk memperkuat penyebarluasan informasi kepada masyarakat.

Kepala Kanwil Ditjenpas Sulsel Mulyadi, menilai masih banyak program pembinaan warga binaan yang belum diketahui publik. Padahal, berbagai kegiatan kemandirian dan pembinaan telah menghasilkan produk berkualitas sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat menjadi bekal hidup setelah bebas.

"Kita harus memang mengekspos berita ini. Program-program positif di lapas perlu diketahui masyarakat agar publik melihat bahwa pembinaan benar-benar berjalan," ujar Kakanwil dalam diskusi tersebut.

Ia juga menyambut baik usulan kolaborasi dengan IJTI Sulsel melalui workshop, podcast hingga peliputan khusus yang memperkenalkan hasil karya warga binaan kepada masyarakat luas.

Menurutnya, pemberitaan yang berimbang akan membantu mengubah stigma negatif terhadap lembaga pemasyarakatan dan warga binaan yang sedang menjalani proses pembinaan.  

Ketua IJTI Pengda Sulsel, Muhammad Sardi yang akrab disapa Idho, menegaskan audiensi tersebut bukan bertujuan mencari sensasi pemberitaan, melainkan membangun kerja sama jangka panjang yang saling menguntungkan.

Menurutnya, banyak program pembinaan di lapas yang layak diketahui publik karena mampu memberikan keterampilan, pengalaman kerja hingga modal usaha bagi warga binaan setelah mereka kembali ke masyarakat.

"Kami berharap Kanwil Ditjenpas Sulsel bisa berkolaborasi dengan IJTI sebagai mitra. Program-program pembinaan yang positif harus dipublikasikan lebih luas agar masyarakat mengetahui bahwa warga binaan juga dipersiapkan untuk kembali menjadi bagian dari masyarakat dengan keterampilan dan bekal yang memadai," kata Muhammad Sardi.  

Idho menambahkan, IJTI sebagai organisasi konstituen Dewan Pers siap mendukung penyebaran informasi yang edukatif melalui liputan televisi, diskusi, podcast maupun pelatihan komunikasi publik bagi jajaran pemasyarakatan.

Ia berharap kemitraan tersebut dapat memperkuat transparansi lembaga pemasyarakatan sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap program pembinaan yang selama ini berjalan di berbagai lapas dan rutan di Sulawesi Selatan.

Editor : Arham Hamid

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut