Sementara itu, Andi Ina menegaskan komitmennya menjadikan data sebagai dasar utama dalam perumusan kebijakan pembangunan daerah.
“Ke depan, seluruh program prioritas daerah akan disusun lebih terarah, terukur, dan berbasis pada kebutuhan riil masyarakat sebagaimana tergambar dalam data statistik yang akurat dan mutakhir,” tegasnya.
Ia juga mendorong percepatan hilirisasi potensi unggulan, khususnya pada sektor perikanan, pertanian, dan hortikultura. Menurutnya, komoditas seperti udang, rumput laut, nanas, dan kopi harus dikembangkan hingga tahap pengolahan dan pemasaran bernilai tambah.
Pemerintah Kabupaten Barru, lanjutnya, membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah pusat, dunia usaha, serta pemangku kepentingan lainnya.
“Dengan dukungan data dari BPS RI, Barru optimistis dapat bertransformasi menjadi daerah yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan,” tandasnya.
Editor : Muhammad Nur
Artikel Terkait
