Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para ketua sebelumnya yang telah berkontribusi besar dalam perjalanan ITM.
“Saya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada para ketua terdahulu, mulai dari Fitra, Tahir, Dheni (Almarhum), hingga Joy, yang telah memperjuangkan dan membesarkan ITM sampai sekarang,” tambahnya.
Meski produksi motor Suzuki Thunder telah dihentikan, Ilyas menegaskan bahwa semangat komunitas tidak boleh ikut padam.
“Walaupun produksi Suzuki Thunder sudah tidak ada lagi, kita sebagai komunitas harus tetap ada. ITM harus terus hidup dan menolak punah,” tegasnya.
Perayaan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat solidaritas antar anggota, sebagai upaya menjaga eksistensi komunitas motor tersebut di tengah perkembangan zaman.
Serta diadakan Musyawarah besar (Mubes) yang dimana Fadly kembali ditunjuk sebagai ketua Harian, Jupe Sekretaris, Atho Bendahara dan Angga Humas ITM dan Keluar Besar ITM
Editor : Muhammad Nur
Artikel Terkait
