Ia menegaskan tidak pernah melempar bosara maupun botol ke arah pelapor. Menurutnya, benda yang dilempar saat itu hanya diarahkan ke tanah sebagai bentuk luapan kekesalan.
"Pada intinya tidak ada insiden pelemparan bosara di wajahnya Yuli dan pelemparan botol di badannya. Semua itu tidak benar karena pada saat itu saya melemparkan ke arah tanah sebagai bentuk kekesalan," tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan, Darmawangsyah Muin, menyatakan partainya masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian sebelum menentukan langkah terhadap Andi Tenri Walinonong.
"Karena persoalan ini sudah dilaporkan ke pihak berwajib, kami di Partai Gerindra menunggu hasil penyelesaian dari aparat penegak hukum. Ranahnya sudah diserahkan ke sana," kata Darmawangsyah.
Editor : Arham Hamid
Artikel Terkait
