Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Unhas Kantongi 15 Izin Edar BPOM, 200 Produk Inovasi Ditargetkan Segera Menyusul
Advertisement . Scroll to see content

Sidak Penjualan Takjil, BPOM Beberkan Hasil Uji Lab Jajanan Buka Puasa di Makassar

Selasa, 04 Maret 2025 | 21:14 WIB
  • author Leo Muhammad Nur
Sidak Penjualan Takjil, BPOM Beberkan Hasil Uji Lab Jajanan Buka Puasa di Makassar
Petugas BBPOM Makassar Sidak Menu Takjil di Jalan Sunu, Kota Makassar. Selasa, (04/03/2025). (Foto: Leo Muhammad Nur)

MAKASSAR, iNewsCelebes.id - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Makassar melakukan sidak menu buka puasa atau takjil di Jalan Sunu, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar. Selasa, (04/03/2025) sore.

Sidak ini bertujuan untuk memastikan bahwa takjil yang dijual aman untuk dikonsumsi. Dalam sidak ini, petugas BBPOM Makassar membeli beberapa jenis takjil untuk diuji di laboratorium mobil keliling.

“Kita lakukan pengawasan takjil selama bulan ramadhan, kegiatan ini melakukan sampling kemudian diuji lab dengan pereaksi di mobil laboratorium BPOM ini”,  Ujar, Ahmad Lalo, Ketua Tim Informasi Dan Komunikasi BBPOM Makassar.

Ahmad Lalo menegaskan, hasil uji menunjukkan  tidak ada yang mengandung bahan berbahaya seperti rhodamin B, pewarna makanan hingga formalin.

“Untuk hari ini dari 10 sampel kita uji tidak ditemukan bahan berbahaya”, Tegasnya.

Selain melakukan uji kandungan bahan berbahaya, petugas BBPOM Makassar juga melakukan edukasi kepada pedagang untuk memperhatikan kebersihan makanan yang dijual.

Pedagang diingatkan untuk selalu menggunakan penutup makanan dan tidak menggunakan wadah makanan atau plastik berbahan daur ulang yang dapat mengkontaminasi makanan.

Pengawasan takjil akan terus dilakukan oleh petugas BBPOM Makassar selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri mendatang.

Editor: Leo Muhammad Nur

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut