Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pria di Maros Ditangkap Bawa 17 Paket Sabu dan Uang Rp16 Juta
Advertisement . Scroll to see content

Teror Pembusuran ke Pemukiman Warga di Maros, Polisi Selidiki

Minggu, 06 April 2025 | 18:53 WIB
  • author Yohanes
Teror Pembusuran ke Pemukiman Warga di Maros, Polisi Selidiki
Penyerangan ke permukiman warga di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), Foto: Yohanes.

MAROS, iNewsCelebes.id - Sekelompok orang tak dikenal menyerang permukiman warga di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Jumat (4/4) lalu. Para pelaku yang mengendarai sepeda motor itu melakukan pembusuran, perusakan kendaraan, dan pelemparan batu ke arah warga.

“Pelaku diperkirakan berjumlah sekitar 12 orang, mereka datang dengan berboncengan tiga orang per motor. Mereka melakukan pembusuran yang mengenai bagian belakang mobil dan merusak sepeda motor dengan parang,” ungkap Kapolsek Lau, AKP Ahmad Awad, kepada wartawan pada Minggu (6/4/2025).

Ia menambahkan, selain merusak kendaraan, pelaku juga melempar batu ke arah warga hingga menyebabkan salah satu korban mengalami luka di bagian dagu.

Tiga orang dilaporkan menjadi korban dalam insiden ini. Hendra (35) adalah pemilik mobil, Sulfahmi (24) pemilik sepeda motor, dan Bake (31) mengalami luka akibat lemparan batu. Ketiganya merupakan warga Desa Tellumpoccoe, Kecamatan Marusu. Polisi juga memeriksa seorang saksi remaja berinisial JU (16) yang berada di lokasi saat kejadian.

“Polisi sudah turun ke lokasi, melakukan olah TKP, dan mengambil keterangan dari para korban dan saksi,” jelas Ahmad.

Sementara itu, Kasubsi Penmas Polres Maros, Ipda Marwan Afriady, menyebut bahwa motif penyerangan belum diketahui. Pihaknya masih melakukan penyelidikan dan memburu para pelaku.

“Motifnya masih belum diketahui dan pelakunya masih dalam lidik,” ujarnya.

Pihak Binmas juga telah mengunjungi lokasi dan meminta para korban untuk segera membuat laporan resmi di Polsek Lau atau Polres Maros. Namun, hingga kini belum ada warga yang datang melapor.

“Binmas sudah mengarahkan korban untuk melapor, tapi sampai sekarang belum ada yang datang,” pungkas Marwan.

Editor: Muhammad Nur

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut