Truck Kontainer Terguling di Pangkep, Timpa Minibus, 3 Orang Tewas
PANGKEP, iNewsCelebes.id - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Poros Makassar–Pare, tepatnya di depan Puskesmas Mandalle, Desa Tamarupa, Kecamatan Mandalle, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Rabu (4/2/2026) malam. Sebuah dump truck bermuatan kontainer terguling dan menimpa mobil minibus, menyebabkan tiga orang meninggal dunia, dua di antaranya anak-anak.
Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 18.52 WITA, sesaat setelah salat Magrib. Video amatir warga yang merekam detik-detik evakuasi korban dari dalam minibus viral di media sosial.
Berdasarkan keterangan kepolisian, dump truck bernomor polisi DP 8904 AP melaju dari arah Pare menuju Makassar. Kendaraan tersebut diduga menghindari mobil minibus Honda Brio bernomor polisi DC 1471 GT yang bergerak searah. Saat menghindar, ban dump truck naik ke trotoar atau median jalan, menyebabkan kendaraan oleng hingga akhirnya terguling dan menimpa minibus di sisi kiri jalan.
“Dump truck diduga naik ke median jalan sehingga kehilangan kendali dan menimpa minibus yang berada di sampingnya,” ujar IPDA Fadlan Habib, Kanit Gakkum Satlantas Polres Pangkep, Rabu (4/2/2026).
Di dalam minibus terdapat lima orang penumpang yang merupakan satu keluarga. Tiga korban meninggal dunia, masing-masing berinisial MA (35), NA (7), dan PS (5). Ketiganya dievakuasi ke Puskesmas Mandalle.
Sementara dua korban selamat, yakni ibu berinisial M dan bayinya, dievakuasi ke rumah warga di sekitar lokasi kejadian untuk mendapatkan pertolongan pertama.
Proses evakuasi minibus yang tertimpa dump truck bermuatan kontainer berlangsung sekitar dua jam. Kondisi kendaraan minibus mengalami kerusakan berat dengan bagian atap ringsek parah.
Akibat kecelakaan tersebut, arus lalu lintas di Jalan Poros Makassar–Pare sempat mengalami kemacetan hingga 1,5 kilometer dari dua arah. Polisi memberlakukan contraflow dan pengalihan arus untuk mengurai kepadatan kendaraan.
“Pengemudi dump truck saat ini sudah kami amankan di Mapolsek terdekat untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” tambah IPDA Fadlan.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.
Editor : Muhammad Nur