Respons PSM Makassar Usai Ricky Pratama Dipolisikan atas Dugaan Aniaya Kekasih
MAKASSAR, iNewsCelebes.id – Manajemen PSM Makassar akhirnya angkat bicara terkait laporan dugaan penganiayaan yang menyeret salah satu pemain mudanya, Ricky Pratama. Pemain asal Sidoarjo tersebut dilaporkan ke Polda Sulsel oleh kekasih sendiri.
Media Officer PSM Makassar, Sulaiman Karim, menegaskan pihak klub tidak tinggal diam menyikapi isu yang beredar. Menurutnya, manajemen telah memanggil pemain bersangkutan untuk meminta klarifikasi atas permasalahan tersebut.
“Merespons informasi yang beredar terkait laporan dugaan penganiayaan oleh saudara Ricky Pratama, pihak klub telah memanggil pemain untuk memberikan penjelasan terkait permasalahan yang terjadi," ujar Sulaiman Karim dalam keterangan tertulis kepada media di Makassar. Selasa, (17/02/2026).
Sulaiman menegaskan, klub akan berpegang pada asas kepastian hukum dan memantau perkembangan status hukum pemain bersangkutan.
"Pada prinsipnya, harus kita pahami bahwa ini adalah ranah pribadi dari pemain dan klub memberikan waktu kepada pemain untuk mengikuti proses hukum yang ada,” tegasnya.
Dilaporkan Kekasih ke Polda Sulsel
Sebelumnya, Ricky Pratama dilaporkan ke Polda Sulawesi Selatan atas dugaan penganiayaan pada Minggu (15/2/2026). Laporan tersebut dilayangkan oleh kekasihnya sendiri berinisial AD (25).
Kuasa hukum AD, Eko Saputra, mengungkapkan berdasarkan keterangan korban, peristiwa dugaan kekerasan terjadi pada 6 Februari 2026 di sebuah rumah kos di Jalan Anuang, Makassar.
“Korban menyebut mengalami tindakan kekerasan fisik yang mengakibatkan luka pada bagian leher,” ujar Eko usai mendampingi kliennya melapor di SPKT Polda Sulsel.
Menurut Eko, setelah kejadian tersebut korban sempat ikut bepergian ke Yogyakarta dalam rangka agenda pertandingan terlapor yang diketahui juga merupakan pemain Timnas Indonesia.
Di kota tersebut, korban menjalani pemeriksaan medis di rumah sakit untuk memperoleh visum sebagai bagian dari proses hukum.
Eko menegaskan, langkah hukum yang ditempuh kliennya merupakan upaya mencari keadilan serta bentuk penolakan terhadap segala bentuk kekerasan, khususnya terhadap perempuan.
Pihaknya menyatakan akan mengawal perkara ini secara profesional dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada aparat penegak hukum.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Polda Sulsel terkait perkembangan penyelidikan. Sementara itu, Ricky Pratama juga belum memberikan klarifikasi secara langsung kepada publik.
Editor : Muhammad Nur