get app
inews
Aa Text
Read Next : Warga Muhammadiyah di Pangkep Mulai Shalat Tarawih Perdana

Hujan Tak Henti, Permukiman Warga Pangkep Dikepung Banjir

Selasa, 24 Februari 2026 | 22:44 WIB
header img
Pemukiman warga di Pangkep terendam banjir. Foto: Udin Syahrudin

PANGKEP, iNewsCelebes.id – Hujan deras dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, sejak Senin malam menyebabkan ribuan rumah warga di Kelurahan Tekolabua, Kecamatan Pangkajene, terendam banjir, Selasa (24/2/2026).

Ketinggian air di permukiman warga bervariasi, mulai dari 30 sentimeter hingga mencapai satu meter. Debit air terus meningkat sejak menjelang sahur. Air mulai naik sekitar pukul 06.00 Wita dan semakin tinggi menjelang siang hari.

Berdasarkan pantauan di lokasi, ruas jalan poros Kelurahan Tekolabua turut terendam. Sejumlah pengendara motor nekat menerobos genangan, sementara sebagian warga memilih berjalan kaki karena khawatir kendaraan mogok.

Di tengah genangan, sejumlah anak terlihat bermain air. Namun di sisi lain, banjir ini mengganggu aktivitas warga karena air masuk hingga ke dalam rumah. 

Selain Tekolabua, genangan juga terjadi di wilayah Toli-Toli dengan ketinggian air rata-rata 30 sentimeter di dalam rumah warga.

Salah seorang warga Tekolabua, Muhammad Ahyar, mengatakan air mulai naik sejak pagi hari.

"Sejak tadi pagi, Pak. Mulai sekitar jam enam, air mulai naik. Ketinggiannya sekitar setengah meter. Kalau di dalam rumah warga sekitar 30 sentimeter. Sudah tiga kali kejadian, tapi ini yang paling besar,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini kondisi air mulai berangsur surut setelah sebelumnya mencapai setengah meter.

Sementara itu, tinggi muka air di Bendung Tabo-Tabo tercatat mencapai 4.20 CM dan berada dalam status siaga hingga sore hari. Meski air dilaporkan mulai surut, warga tetap diminta waspada mengingat potensi hujan susulan masih dapat terjadi.

Hingga kini belum ada laporan data atau jumlah rumah warga yang terdampak. BPBD Pangkep belum memberikan keterangan hingga saat ini.

Editor : Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut