get app
inews
Aa Text
Read Next : Telegram Panglima TNI Terbit! Seluruh Prajurit Diperintahkan Siaga 1

Kapal Tug Boat Meledak di Selat Hormuz, Nakhoda Asal Luwu Dilaporkan Hilang

Minggu, 08 Maret 2026 | 20:52 WIB
header img
Ilustrasi, Kemlu masih mencari tiga WNI yang menjadi ABK Tug Boat Mussafah 2 berbendera UEA yang meledak di Selat Hormuz, Jumat (6/3/2026) dini hari. (Foto: Anadolu).

MAKASSAR, iNewsCelebes.id – Kapal tug boat Musaffah 2 berbendera Persatuan Emirat Arab dilaporkan meledak dan tenggelam di Selat Hormuz, Timur Tengah. Insiden tersebut menyeret nasib seorang nakhoda asal Sulawesi Selatan (Sulsel), Capt. Miswar Maturusi, yang hingga kini dilaporkan hilang.

Capt. Miswar diketahui merupakan warga Desa Pattedong, Kecamatan Ponrang Selatan, Kabupaten Luwu. Dia dilaporkan hilang setelah kapal yang dinakhodainya meledak dan tenggelam pada Jumat (6/3/2026) pukul 02.00 waktu setempat.

Hingga kini keluarga di kampung halamannya masih menunggu kabar terbaru mengenai kondisi Capt. Miswar. Dia termasuk dalam tiga anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) yang belum ditemukan dalam insiden tersebut.

Kapal tug boat Musaffah 2 diketahui mengalami ledakan saat berada di Selat Hormuz, perairan strategis yang berada di antara wilayah Persatuan Emirat Arab dan Oman. Ledakan tersebut memicu kebakaran hebat sebelum kapal akhirnya tenggelam.

Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Heni Hamidah, mengatakan pihaknya telah menerima laporan mengenai insiden tersebut melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Abu Dhabi dan KBRI Muscat.

“Berdasarkan keterangan saksi mata, Musaffah 2 mengalami ledakan yang menyebabkan kapal terbakar dan kemudian tenggelam. Hingga saat ini otoritas di PEA dan Oman masih menyelidiki penyebab insiden ini,” kata Heni, Sabtu (7/3/2026).

Kapal tug boat milik Abu Dhabi Port tersebut diketahui diawaki tujuh orang dari berbagai negara, yakni Indonesia, India, dan Filipina. Dari jumlah tersebut, empat awak kapal berhasil selamat, sementara tiga lainnya masih dalam proses pencarian.

Dari empat WNI yang berada di kapal, satu orang dilaporkan selamat namun mengalami luka bakar dan saat ini menjalani perawatan di rumah sakit di Kota Khasab, Oman. Sementara tiga WNI lainnya, termasuk Capt. Miswar Maturusi, masih dinyatakan hilang.

Selain itu, terdapat satu WNI lain yang berada di lokasi kejadian namun berada di kapal berbeda dan dilaporkan dalam kondisi selamat.

Saat ini KBRI Abu Dhabi dan KBRI Muscat terus berkoordinasi dengan otoritas setempat serta pihak perusahaan Safeen Prestige untuk mempercepat proses pencarian tiga awak kapal WNI yang hilang.

Koordinasi juga dilakukan untuk memastikan penanganan terhadap korban selamat serta menyampaikan perkembangan informasi kepada keluarga di Indonesia.

Kementerian Luar Negeri RI juga mendorong penyelidikan menyeluruh atas insiden tersebut.

Sementara itu, seluruh WNI yang berada di kawasan Timur Tengah diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, memantau situasi melalui sumber informasi resmi, serta menjaga komunikasi dengan perwakilan RI terdekat.

Editor : Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut