get app
inews
Aa Text
Read Next : Kebakaran Hanguskan Rumah Panggung Milik Petani di Gowa

Pasien RS Unismuh Makassar Diduga Lompat dari Lantai 5, Ditemukan Tewas

Kamis, 02 April 2026 | 16:05 WIB
header img
Pasien RS Unismuh Makassar Diduga Lompat dari Lantai 5, Ditemukan Tewas di Parkiran. Foto: Nirwan

GOWA, iNewsCelebes.id - Seorang pasien di Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Unismuh Makassar di Jalan Tun Abdul Razak, Kelurahan Romang Polong, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, diduga melompat dari lantai lima gedung rumah sakit pada Kamis (2/4/2026) dini hari.

Korban diketahui berinisial B-S (29), warga BTN Nusa Tamarunang, Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Somba Opu. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.36 Wita.

Berdasarkan keterangan keluarga, Adik korban, Nur Alifah Saleh, mengatakan sebelum kejadian korban sempat mengalami kondisi tidak stabil. Kakaknya disebut mengeluhkan sesak napas, cemas, dan diduga mengalami halusinasi saat menjalani perawatan akibat penyakit tipus dan demam tinggi.

“Korban sempat mengeluh sesak dan terlihat cemas sebelum kejadian,” ujar Nur Alifah.

Sekitar pukul 04.30 Wita, Nur Alifah bersama istri korban, Riska, terbangun dan mendapati bercak darah di atas tempat tidur yang diduga berasal dari selang infus. Namun, korban sudah tidak berada di dalam kamar perawatan.

Keduanya kemudian mencari keberadaan korban dan menemukan jendela kamar dalam kondisi terbuka. Saat melihat ke arah bawah, mereka mendapati korban sudah tergeletak di area parkiran sebuah bangunan yang berbatasan dengan rumah sakit.

Pihak rumah sakit yang menerima laporan segera mengevakuasi korban ke Instalasi Gawat Darurat (IGD). Namun, korban dinyatakan meninggal dunia.

Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami sejumlah luka di antaranya memar pada perut dan paha sebelah kanan, dua luka robek di bagian dahi, serta luka lecet pada wajah dan bagian depan tubuh.

Petugas dari Polsek Somba Opu bersama tim Patroli Samapta Polres Gowa tiba di lokasi sekitar pukul 07.30 Wita untuk melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP) dengan memasang garis polisi.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.

Editor : Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut