Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 290 Pelajar Ikuti English War Series 5 Gowa, Ini Daftar Pemenangnya
Advertisement . Scroll to see content

Anggaran Tim Lacak Gowa Rp 713 Juta Disorot, Aktivis Pertanyakan Transparansi dan Akuntabilitas

Jum'at, 23 Januari 2026 | 18:46 WIB
  • author Nirwan
Anggaran Tim Lacak Gowa Rp 713 Juta Disorot, Aktivis Pertanyakan Transparansi dan Akuntabilitas
Aktivis pemuda Gowa, Ahmad Ando, pertanyakan anggaran tim Lacak Gowa. Foto: Nirwan

GOWA, iNewsCelebes.id – Program Tim Layanan Cepat Atasi Kemiskinan (Lacak) Kabupaten Gowa kembali menuai sorotan. Kali ini kritik datang dari aktivis pemuda Gowa, Ahmad Ando, yang mempertanyakan transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran program unggulan Pemerintah Kabupaten Gowa tersebut.

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran negara, Tim Lacak disebut telah menyerap dana APBD hingga Rp 713 juta dalam waktu relatif singkat. Anggaran itu terdiri dari pencairan sebesar Rp 213,5 juta pada Desember 2025 serta rencana penganggaran Rp 500 juta pada tahun 2026.

Padahal, Tim Lacak baru dikukuhkan pada 23 Juli 2025. Menurut Ando, penggunaan anggaran ratusan juta rupiah dalam kurun sekitar empat bulan dinilai tidak masuk akal dan belum disertai penjelasan terbuka kepada publik.

“Sorotan publik menguat karena hingga kini peruntukan anggaran Tim Lacak belum dijelaskan secara rinci, terutama terkait indikator kinerja, output yang terukur, serta perbandingannya dengan sistem pendataan fakir miskin yang selama ini sudah berjalan,” ujar Ando, Jumat (22/1/2026).

Ia juga menyoroti pernyataan yang saling bertentangan antara pejabat terkait. Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Tim Lacak yang juga Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Gowa, Muhammad Ali, membenarkan pencairan anggaran pada Desember 2025. Namun, ia menyebut urusan teknis penggunaan anggaran berada di tangan ketua atau bendahara Tim Lacak.

“Pada Desember 2025 anggaran Tim Lacak sudah dicairkan, nilainya lebih dari Rp 200 juta. Untuk peruntukan secara detail, silakan hubungi ketua atau bendahara,” kata Muhammad Ali saat dikonfirmasi, Senin (19/1/2026).

Editor: Muhammad Nur

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut