get app
inews
Aa Text
Read Next : Kebakaran Restoran di Panakkukang Makassar, 7 Armada Damkar Dikerahkan

Ngaku Anggota, Mahasiswa di Manggala Makassar Aniaya Buruh Harian

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:57 WIB
header img
Polisi amankan Mahasiswa di Manggala Makassar yang nyaris diamuk warga usai aniaya buruh. (Foto: Istimewa).

MAKASSAR, iNewsCelebes.id – Seorang Mahasiswa di Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, diduga menganiaya seorang buruh harian usai terlibat cekcok di jalan raya, Sabtu malam (2/5/2026).

Insiden itu terjadi di Jalan Antang Raya, tepatnya di depan Pekuburan Lomo Ri Antan, sekitar pukul 20.15 WITA.

Kapolsek Manggala Kompol Semuel To’longan mengatakan keributan bermula dari senggolan sepeda motor antara korban berinisial AGB (47) dan terduga pelaku MAS (22), seorang mahasiswa.

"Mereka sama-sama mengendarai sepeda motor, saat korban hendak berbelok ke kanan, terjadi senggolan yang memicu adu mulut di antara keduanya," kata Kompol Semuel To’longan dalam keterangan tertulis pada Minggu, (3/5/2026).

Bukan cuma senggolan, Semuel menuturkan insiden tersebut berujung pada tindakan kekerasan.

"Terduga pelaku diduga melayangkan pukulan ke arah wajah korban sebanyak dua kali. Setelah itu, pelaku sempat mengucapkan kalimat “saya anggota” sebelum melarikan diri ke arah Jalan Borong Raya," katanya.

Merasa diintimidasi dan tidak terima ulah pelaku, korban langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku.

"Pelaku ditemukan saat arus lalu lintas dalam kondisi macet. Warga sekitar kemudian mengamankan pelaku untuk mencegah amukan massa," ucapnya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek pada bagian kelopak mata sebelah kiri.

Kompol Samuel menyebut, petugas saat menerima informasi tersebut langsung mengamankan pelaku ke Polsek Manggala.

"Personel kepolisian yang tiba di lokasi segera mengamankan situasi, membawa terduga pelaku beserta satu unit sepeda motor ke Mapolsek Manggala, serta mengarahkan korban untuk membuat laporan resmi," jelasnya.

Semuel To’longan menyatakan, korban maupun pelaku sepakat berdamai setelah dipertemukan di Polsek Manggala.

"Setelah kedua belah pihak dipertemukan di Polsek Manggala dan dilakukan mediasi, keduanya sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan. Korban pun menyatakan tidak bersedia membuat laporan polisi," katanya.

Editor : Arham Hamid

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut