Teror Geng Motor di Makassar, Bocah Pencuci Kendaraan Jadi Korban Tebasan
Korban yang mengalami luka tebas di bagian punggung langsung dilarikan ke RSUD Daya Makassar untuk mendapatkan penanganan medis. Namun biaya pengobatan korban disebut cukup besar sehingga warga berinisiatif menggalang bantuan.
“Iya ditebas kodong punggungnya, sekarang sudah ada di rumah sakit daya dan itu membutuhkan kodong biaya karena yang namanya begini kan tidak ditanggung BPJS, katanya 20 juta biayanya,” katanya.
Nurhayati berharap aparat kepolisian segera menangkap seluruh pelaku agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Kalau bisa Pak Polisi segera usut tuntas, kasih efek jera karena kami, kasihan anak-anak, disini kan, mereka cuma duduk, ngobrol-ngobrol,” harapnya.
“Kalau begini takutnya ada anak-anak (disini), keluarganya emosi atau apa seperti itu yang kita takutkan,” sambungnya.
Korban diketahui sehari-hari tinggal bersama pamannya di Makassar dan bekerja sebagai pencuci motor. Sementara kedua orang tuanya berada di luar daerah.
“Orang tuanya ada di Kalimantan, bapaknya sudah menikah lagi tapi katanya rencana dia mau pulang ke sini, kalau mamanya ya ada di Rutan yang saya dengar,” ungkapnya.
Editor : Muhammad Nur