Resmi Dilantik, Pengurus Baru IKA FSIKP UMI Usung Semangat Kolaborasi untuk Almamater
MAKASSAR, iNewsCelebes.id – Pengurus baru Ikatan Alumni (IKA) Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi dan Pendidikan (FSIKP) Universitas Muslim Indonesia (UMI) masa amanah 2026-2031 resmi dilantik oleh IKA UMI Pusat.
Kepengurusan yang dinakhodai Dr. Muchsin Pallinrungi, SS, MA itu mengusung semangat kolaborasi untuk memperkuat kontribusi alumni bagi kemajuan almamater.
Pelantikan yang dirangkaikan dengan rapat kerja tersebut berlangsung di Aula FSIKP UMI, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antaralumni sekaligus menyusun langkah strategis organisasi melalui kolaborasi lintas profesi dan generasi.
Ketua IKA FSIKP UMI, Dr. Muchsin Pallinrungi, menegaskan bahwa pelantikan pengurus bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk komitmen bersama alumni untuk terus berkontribusi bagi almamater.
“Kita baru saja mengikrarkan janji yang menjadi komitmen bersama untuk memajukan almamater yang kita cintai. Sebuah universitas tidak hanya dilihat dari megahnya kampus, tetapi juga dari kontribusi nyata para alumninya kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurut Muchsin, tema kepengurusan “Terhubung, Berkarya, dan Berdampak” harus menjadi semangat yang menyatukan seluruh alumni dalam menghasilkan karya yang memberikan manfaat luas.
“Kita berharap tema ini menjadi katalisator yang mempererat hubungan antaralumni, melahirkan berbagai karya, dan pada akhirnya memberikan dampak positif bagi alumni, fakultas, universitas, maupun masyarakat. Mari kita berkarya bersama untuk kemajuan almamater,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua IKA UMI Pusat, Dr. Ir. H. Hasir Tjenne, M.Si, yang mewakili Ketua IKA UMI Pusat, menilai alumni FSIKP memiliki potensi besar untuk memperkuat eksistensi organisasi alumni. Menurutnya, keberagaman profesi dan pengalaman alumni merupakan modal penting dalam menjalankan berbagai program organisasi.
“Alumni FSIKP UMI memiliki potensi yang luar biasa. Dengan latar belakang yang beragam, mereka merupakan aset penting yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan fakultas dan universitas. Kepengurusan yang baru diharapkan mampu menjadi wadah yang produktif untuk mengoptimalkan peran alumni,” ungkapnya.
Dekan FSIKP UMI, Dr. Hj. Nurjannah Abma, SS, MPd, mengatakan pengurus baru IKA FSIKP UMI mengemban tanggung jawab besar untuk memperkuat silaturahmi, membangun sinergi, dan menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan almamater.
“Kualitas sebuah institusi tidak hanya tercermin dari proses akademik yang berlangsung di kampus, tetapi juga dari kontribusi para alumninya dalam berbagai bidang kehidupan. Alhamdulillah, FSIKP UMI telah melahirkan ribuan alumni yang berkiprah di dunia pendidikan, komunikasi, pemerintahan, media, industri kreatif, dan berbagai sektor strategis lainnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, alumni yang tersebar di berbagai bidang merupakan kekuatan besar yang harus terus dirawat dan diberdayakan untuk mendukung pengembangan fakultas.
“Pelantikan hari ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat sinergi antara alumni dan almamater. Ikatan Alumni harus hadir sebagai mitra strategis fakultas dalam mendukung pengembangan akademik, peningkatan jejaring profesional, penguatan kemahasiswaan, serta perluasan kerja sama yang bermanfaat bagi institusi dan masyarakat,” katanya.
Nurjannah juga menegaskan bahwa alumni memiliki peran penting sebagai mentor, inspirator, sekaligus jembatan yang menghubungkan dunia kampus dengan dunia profesional.
“Alumni FSIKP UMI ada di mana-mana dan tidak ke mana-mana. Mereka adalah bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan dan kemajuan fakultas. Karena itu, kami berharap IKA FSIKP UMI dapat menjadi ruang kolaborasi yang produktif untuk melahirkan berbagai program dan gagasan yang memberikan manfaat bagi alumni, mahasiswa, fakultas, dan masyarakat luas,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Asisten Wakil Rektor III UMI, Dr. Ir. Anshariah, ST, MT, IPP, yang mewakili Wakil Rektor III UMI, menekankan pentingnya soliditas alumni dalam membangun reputasi dan kemajuan universitas.
“Berkumpulnya alumni bukan hanya sekadar temu kangen, tetapi menjadi momentum berhimpunnya energi besar. Di dalamnya ada ide, gagasan, jaringan, dan kolaborasi yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi penguatan almamater,” ujarnya.
Menurut Anshariah, kekompakan alumni akan memberikan dampak positif terhadap citra dan perkembangan universitas di masa depan.
“Ketika alumni kompak dan saling mendukung, maka nama almamater juga akan semakin dikenal dan berkembang. Pengaruh alumni sangat besar dalam memperkuat posisi universitas di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Editor : Muhammad Nur