Makassar Usulkan 79 Sekolah Direvitalisasi, Wilayah Kepulauan Sangkarrang Jadi Prioritas
MAKASSAR, iNewsCelebes.id – Pemerintah Kota Makassar mengusulkan sebanyak 79 sekolah untuk mendapatkan program revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Selain mendorong percepatan perbaikan sekolah rusak, Dinas Pendidikan Kota Makassar juga meminta agar satuan pendidikan di wilayah Kepulauan Sangkarrang menjadi prioritas pada tahap berikutnya.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan peletakan batu pertama revitalisasi SD Muhammadiyah Mimbar Baru di Jalan Pongtiku, Kecamatan Bontoala, Rabu (8/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Sekolah Dasar Kemendikdasmen Moch. Salim Somad yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Achi Soleman serta Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Dasar Kurniati.
Direktur Sekolah Dasar Kemendikdasmen, Moch. Salim Somad, mengatakan revitalisasi sekolah merupakan program prioritas Presiden untuk memperbaiki gedung-gedung sekolah yang mengalami kerusakan berat agar proses belajar mengajar berlangsung aman dan nyaman.
"Revitalisasi sekolah ini merupakan program prioritas Bapak Presiden untuk perbaikan gedung sekolah. Sekolah-sekolah dengan kategori rusak berat menjadi prioritas utama yang kami perbaiki," ujarnya.
Menurut Salim, Kemendikdasmen saat ini menjalankan dua program utama, yakni revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan serta digitalisasi pembelajaran. Kedua program tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas.
"Kita koordinasi Dinas Pendidikan memastikan tidak ada lagi sekolah yang membahayakan keselamatan siswa," tuturnya.
Ia menambahkan, momentum tersebut harus dimanfaatkan pemerintah daerah untuk mempercepat perbaikan sekolah, khususnya yang mengalami kerusakan berat.
"Momentum ini harus dimanfaatkan dengan baik untuk mempercepat perbaikan sekolah, khususnya sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan berat," lanjutnya.
Salim juga mengingatkan pentingnya pemetaan kondisi sekolah secara akurat. Menurutnya, usulan revitalisasi harus benar-benar menyasar sekolah yang membutuhkan, sehingga tidak terjadi manipulasi data yang justru merugikan daerah.
"Kita harus sama-sama memastikan bahwa sekolah yang diusulkan memang benar-benar membutuhkan revitalisasi. Jangan sampai data kerusakannya tidak sesuai kondisi di lapangan," tegasnya.
Editor : Muhammad Nur