get app
inews
Aa Text
Read Next : Gempa M 6,7 Palu Dipicu Sesar Sausu, BMKG Catat 71 Kali Gempa Susulan

Gempa M 7,7 Guncang Filipina, 25 Wilayah Indonesia Siaga dan Waspada Tsunami

Senin, 08 Juni 2026 | 14:53 WIB
header img
BMKG memberikan keterangan pers terkait dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah barat laut Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Senin (8/6/2026). (Foto: Tangkapan layar video).

JAKARTA, iNewsCelebes.id – Gelombang tsunami setinggi 9 hingga 18 sentimeter terdeteksi di tiga wilayah Indonesia setelah gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Mindanao, Filipina, Senin (8/6/2026) pagi. Temuan tersebut mendorong Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meningkatkan kewaspadaan karena puluhan wilayah di Indonesia masih berpotensi terdampak tsunami.

Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama, mengatakan tsunami telah tercatat di Ulu Siau, Melonguane, dan Loloda Halmahera berdasarkan hasil pemantauan pascagempa yang terjadi pukul 06.37 WIB.

“Kami menambahkan informasi bahwa tsunami sudah tercatat di tiga lokasi sampai saat ini, yaitu pertama di Ulu Siau, kemudian di Maluku Utara (Malut) Melonguane, dan Loloda Halmahera. Tetapi, tinggi tsunaminya berkisar antara 9 sentimeter sampai 18 sentimeter,” ujar Nelly dalam konferensi pers.

Gempa tersebut berpusat di laut pada koordinat 5,80 derajat Lintang Utara dan 125,14 derajat Bujur Timur atau sekitar 244 kilometer barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 47 kilometer.

BMKG menyatakan hasil pemodelan menunjukkan gempa tersebut berpotensi memicu tsunami di 25 wilayah Indonesia. Sejumlah daerah ditetapkan berstatus Siaga, di antaranya Minahasa, Bolaang Mongondow, Kota Manado, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Buol, Kepulauan Sangihe, Gorontalo, Kepulauan Talaud, Kepulauan Minahasa, Toli-Toli, Kota Palu, Donggala, Kota Ternate, dan Kota Bitung.

Sementara itu, beberapa wilayah lain berstatus Waspada, yakni Kota Tidore, Bulungan, Nunukan, Halmahera, Kota Tarakan, Halmahera Utara, Kutai Timur, Minahasa Selatan, Kota Bontang, dan Berau.

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di kawasan pesisir, untuk terus memantau informasi resmi dan mengikuti arahan otoritas setempat hingga kondisi dinyatakan aman. Fokus utama saat ini adalah kewaspadaan terhadap potensi gelombang susulan di wilayah yang masuk dalam zona Siaga dan Waspada.

Editor : Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut