Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa M 6,7 Palu Dipicu Sesar Sausu, BMKG Catat 71 Kali Gempa Susulan
Advertisement . Scroll to see content

Bukan Badai Teluk Benggala, BMKG Ungkap Pemicu Ancaman Hujan Sangat Lebat di Sulawesi Selatan

Senin, 18 Mei 2026 | 07:13 WIB
  • author Binti Mufarida
Bukan Badai Teluk Benggala, BMKG Ungkap Pemicu Ancaman Hujan Sangat Lebat di Sulawesi Selatan
BMKG meminta masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk meningkatkan kewaspadaan penuh. Foto: Dok

MAKASSAR, iNewsCelebes.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk meningkatkan kewaspadaan penuh. BMKG menetapkan wilayah Sulsel masuk dalam daftar zona merah yang berpotensi dilanda hujan lebat hingga sangat lebat dalam sepekan ke depan.

Peringatan ini muncul di tengah ramainya isu peringatan dini Badai Monsun di Teluk Benggala yang dirilis oleh negara tetangga seperti Thailand, India, Myanmar, dan Malaysia sejak 15 Mei 2026.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, menegaskan bahwa fenomena Badai Monsun di Teluk Benggala tersebut posisinya relatif jauh, sehingga tidak berdampak langsung pada cuaca di Indonesia. Namun, warga Sulsel justru harus mewaspadai fenomena atmosfer lain yang saat ini sedang aktif tepat di atas pulau Sulawesi.

Gelombang Kelvin Aktif di Sulawesi, Picu Pertumbuhan Awan Hujan Ganas Menurut analisis terbaru BMKG, cuaca di Sulawesi Selatan saat ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer lokal yang sangat aktif. Selain aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO), wilayah Sulawesi saat ini sedang dilintasi oleh Gelombang Kelvin yang bergerak ke arah timur.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut