get app
inews
Aa Text
Read Next : Profil Andi Muhammad Yasir, Pamong Senior Pemkot Makassar Wafat di Bulan Ramadan

Cegah Banjir, 40 Bangunan Liar di Mariso Ditertibkan Pemkot Makassar

Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:02 WIB
header img
Pemkot Makassar Tertibkan 40 Bangunan di Atas Drainase. (Foto: LeoMN).

MAKASSAR, iNewsCelebes.id – Sebanyak 40 bangunan dan lapak yang berdiri di atas drainase dan trotoar di Kelurahan Lette, Kecamatan Mariso, Kota Makassar, Sulawesi selatan ditertibkan.  Penertiban ini sebagai bagian dari upaya mengembalikan fungsi fasilitas umum serta mengatasi persoalan saluran air di kawasan perkotaan.

Proses penertiban ini dipimpin langsung Camat Mariso Andi Syahrir Mappatoba itu dilakukan di Jalan Rajawali 2 dan Jalan Cendrawasih 5, Kelurahan Lette. Sebanyak sekitar 40 bangunan dan lapak yang berdiri di atas saluran drainase ditertibkan dalam kegiatan tersebut.

"Bangunan yang ditertibkan berada di atas got besar atau drainase yang merupakan fasilitas umum. Karena mengganggu fungsi drainase dan trotoar, maka harus ditertibkan," kata Syahrir, Jumat (19/6/2026).

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari program penataan kawasan yang dijalankan Pemerintah Kota Makassar untuk mengembalikan fungsi saluran air sekaligus mengurangi potensi genangan dan banjir di wilayah permukiman.

Meski sebagian bangunan telah berdiri selama puluhan tahun, proses penertiban berlangsung kondusif setelah pemerintah melakukan sosialisasi dan pendekatan persuasif kepada warga. Sejumlah pemilik bangunan bahkan melakukan pembongkaran secara mandiri sebelum petugas turun ke lapangan.

Sementara bangunan yang masih menyisakan konstruksi permanen dibongkar dengan bantuan alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum.

"Alhamdulillah ada yang melakukan pembongkaran mandiri. Yang tidak bisa dibongkar secara manual dibantu ekskavator dari Dinas PU. Secara umum masyarakat bersedia dan memahami tujuan penataan ini," ujarnya.

Penertiban melibatkan berbagai unsur, mulai dari Dinas PU, Satpol PP, Dinas Perhubungan, aparat kelurahan, RT/RW, tokoh masyarakat hingga unsur TNI dan Polri.

Syahrir mengatakan penataan fasilitas umum menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Makassar untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.

Selain mengembalikan fungsi drainase, langkah tersebut juga diharapkan dapat memperlancar aliran air saat musim hujan sehingga risiko banjir dan genangan dapat diminimalkan.

"Kami ingin memastikan fasilitas umum kembali berfungsi sebagaimana mestinya. Ini penting untuk kepentingan masyarakat luas dan keberlanjutan tata kota yang lebih baik," katanya.

Ia menambahkan, Kecamatan Mariso sejauh ini telah melakukan penertiban di delapan dari sembilan kelurahan yang ada di wilayahnya. Saat ini, pemerintah masih melakukan pendekatan kepada pedagang kaki lima dan warga di Kelurahan Kampung Buyang yang menjadi wilayah terakhir dalam program penataan tersebut.

Pemerintah Kecamatan Mariso berharap dukungan masyarakat terus terjaga sehingga upaya penataan kawasan dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga, terutama dalam menjaga kelancaran drainase dan kualitas lingkungan perkotaan.

 

Editor : Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut