Mahasiswa Singapura Teliti Sejarah Ujung Pandang di Arsip Pemprov Sulsel
Sebelum kembali ke Singapura, Bryan menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat yang diterimanya selama melakukan penelitian di Sulawesi Selatan.
Kepala UPT Jasa Kearsipan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, Mustaana mengatakan pihaknya terus berupaya menjadikan layanan arsip sebagai pusat rujukan informasi sejarah yang terbuka bagi berbagai kalangan, baik peneliti, mahasiswa, pelajar maupun masyarakat umum.
Menurutnya, arsip tidak hanya berfungsi sebagai dokumen administrasi, tetapi juga menjadi sumber pengetahuan yang menyimpan rekam jejak perjalanan sejarah dan pembangunan daerah.
"Kami selalu terbuka bagi siapa pun yang ingin memanfaatkan arsip sebagai sumber penelitian. Baik mahasiswa, peneliti, akademisi, guru maupun masyarakat umum akan kami layani dengan sebaik-baiknya karena arsip merupakan memori kolektif bangsa yang harus dirawat dan dimanfaatkan untuk kepentingan ilmu pengetahuan," kata Mustaana.
Ia menilai kunjungan mahasiswa dari National University of Singapore menjadi bukti bahwa koleksi arsip yang dimiliki Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memiliki nilai akademik dan dapat dijadikan referensi penelitian, bahkan bagi kalangan internasional.
Mustaana berharap semakin banyak peneliti, baik dari dalam maupun luar negeri, memanfaatkan layanan kearsipan Sulsel sebagai sumber data yang kredibel untuk berbagai kajian ilmiah.
"Semoga ke depan semakin banyak peneliti yang datang memanfaatkan khazanah arsip Sulawesi Selatan. Kami akan terus meningkatkan kualitas pelayanan agar arsip daerah dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi dunia pendidikan, kajian Keislaman, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan," pungkasnya.
Editor : Muhammad Nur