get app
inews
Aa Text
Read Next : Ikhtiar Putri Dakka Mencari Keadilan di Rumah Restorasi

Sakit Hati Akibat Ditampar, Operator Ekskavator Nekat Lindas TKA China di Luwu Utara

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:37 WIB
header img
Polisi mengolah TKP kasus TKA China ditemukan tewas dilindas ekskavator di Luwu Utara. (Foto: iNews)

LUWU UTARA, iNewsCelebes.id – Sebuah insiden berdarah yang melibatkan pekerja lokal dan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China terjadi di salah satu kawasan proyek di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Peristiwa ini dipicu oleh aksi spontan dari seorang operator ekskavator lokal yang nekat melindas korban menggunakan alat berat yang tengah dikemudikannya. Kejadian mengerikan tersebut diduga kuat berlatar belakang sakit hati dan dendam setelah sang operator lokal tidak terima ditampar oleh TKA China tersebut sesaat sebelum insiden pelindasan terjadi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, ketegangan bermula dari adanya kesalahpahaman atau perselisihan terkait instruksi kerja di area proyek. TKA asal China yang bertindak sebagai pengawas lapangan diduga emosi dan melayangkan tamparan ke wajah sang operator ekskavator di hadapan pekerja lainnya.

Tindakan kekerasan fisik tersebut rupanya menyulut amarah yang hebat dari pelaku. Merasa harga dirinya diinjak-injak dan diselimuti emosi yang meluap, pelaku langsung kembali ke dalam kabin kemudi dan mengarahkan alat berat jenis ekskavator tersebut ke tubuh korban hingga melindasnya.

Akibat kejadian tragis ini, korban dilaporkan mengalami luka yang sangat serius dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis darurat. Sementara itu, pihak kepolisian setempat yang menerima laporan dari pihak manajemen perusahaan langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian guna mengamankan situasi dan menangkap pelaku.

Saat ini, pelaku beserta alat berat yang digunakan telah diamankan oleh Polres Luwu Utara untuk menjalani pemeriksaan intensif, dan polisi tengah mendalami keterangan dari sejumlah saksi guna mengusut tuntas motif serta kronologi pasti di balik aksi nekat tersebut.

Kasat Reskrim Polres Luwu Utara, AKP Kadek Andi Pradana mengatakan, masih mendalami kronologi pasti kejadian tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi. 

"Kami masih memeriksa saksi-saksi, termasuk dari pihak perusahaan. Penyidik juga mendalami dugaan kelalaian pihak perusahaan karena tidak menyediakan penerjemah bagi tenaga kerja asing di lokasi proyek," ujar Kadek Andi Pradana, Minggu (19/7/2026).

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut