Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Penyerangan Geng Motor di Makassar, 11 Remaja Diamankan Bersama Busur Panah
Advertisement . Scroll to see content

Asyik Live TikTok, Komplotan Geng Motor Warser di Makassar Digerebek Polisi

Rabu, 23 September 2026 | 21:36 WIB
  • author Ardi Wira
Asyik Live TikTok, Komplotan Geng Motor Warser di Makassar Digerebek Polisi
Jadi DPO, Pimpinan Geng Motor Warser Makassar Ditangkap Saat Live TikTok. (Foto: Ardi Wira)

MAKASSAR, iNewsCelebes.id - Komplotan geng motor di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, digerebek URC Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar saat tengah asyik melakukan siaran langsung (live) TikTok di sebuah rumah di Jalan Daeng Hayo, Kecamatan Manggala, Rabu (23/9/2026).

Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan lima orang. Salah satunya, Al Kaisar (19), disebut sebagai pimpinan kelompok geng motor Warser dan diduga terlibat dalam aksi penculikan serta penganiayaan terhadap warga.

"Untuk diamankan sekitar lima orang, tapi untuk mendalami dulu peran masing-masing. Tapi salah satu di antara pelaku, perannya jelas, yang merupakan kelompok motor," ujar Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar, AKP Sangkala, pada Rabu (23/9/2026).

Sangkala mengatakan salah satu aksi yang diduga dilakukan kelompok tersebut yakni menculik seorang warga sebelum menganiayanya.

Korban ditusuk menggunakan busur hingga menancap di bagian punggung dan juga dilukai menggunakan senjata tajam jenis parang.

"Dia melakukan penganiayaan dengan cara menculik seseorang, kemudian menusuk korban dengan menggunakan senjata busur panah yang menancap ke bagian punggung. Kemudian ada di antara mereka yang melukai korban dengan menggunakan senjata tajam berupa parang, seperti itu," katanya.

Polisi masih mendalami keterlibatan para pelaku dalam sekitar tiga tempat kejadian perkara (TKP) di Makassar.

Sangkala menyebut pimpinan kelompok motor tersebut merupakan residivis kasus penganiayaan yang melibatkan geng motor.

"Untuk sementara masih didalami, sekitar tiga TKP. di mana pelaku yang merupakan kelompok atau pimpinan dari kelompok motor ini merupakan residivis geng motor," sebutnya.

Al Kaisar disebut telah keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), usai terlibat dalam kasus penganiayan dengan geng motornya.

"Jadi, sudah pernah menjalani hukuman yang sama dan masuk Lembaga Pemasyarakatan dengan kasus penganiayaan dengan melibatkan geng motor," tutur Sangkala.

Sangkala menegaskan pihaknya masih mendalami motif aksi kelompok tersebut. Berdasarkan penyelidikan sementara, kelompok itu disebut memiliki kebiasaan berkonvoi pada malam dan jam tertentu sebelum melakukan penyerangan.

"Masih perlu pendalaman motif mereka. Yang jelas mereka punya kebiasaan di malam-malam tertentu, di jam-jam tertentu, konvoi kemudian melakukan penyerangan terhadap pihak-pihak yang tidak tahu masalahnya apa," tegasnya.

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa sepeda motor yang digunakan para pelaku. Polisi juga mengamankan senjata tajam berupa busur yang disebut menancap di tubuh korban.

"Kita barang bukti yang diamankan sepeda motor yang digunakan, kemudian senjata tajam berupa busur yang tertancap pada tubuh korban," sebut Sangkala.

Kelima pelaku kini masih menjalani pemeriksaan di Polrestabes Makassar. Polisi juga masih memburu pihak lain yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.

"Untuk yang bersangkutan dalam proses pendalaman pemeriksaan untuk proses penyelidikan lebih lanjut kemudian kepada pihak-pihak yang terkait yang terlibat tetap kami kejar," pungkasnya.

Editor: Arham Hamid

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut