Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Mobil Damkar Pangkep Terbalik saat Menuju Lokasi Kebakaran, Ini 7 Identitas Petugas
Advertisement . Scroll to see content

Tangis Keluarga Pecah saat Pemakaman Rusman Hadi, Personel Damkar Pangkep yang Gugur saat Bertugas

Rabu, 30 September 2026 | 20:18 WIB
  • author Udin Syahruddin
Tangis Keluarga Pecah saat Pemakaman Rusman Hadi, Personel Damkar Pangkep yang Gugur saat Bertugas
Isak Tangis Rekan Sejawat Mengiringi Pemakaman Rusman Hadi. Foto: Udin Syahrudin

PANGKEP, iNewsCelebes.id – Tangis haru keluarga dan kerabat pecah saat mengiringi pemakaman Rusman Hadi, personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, yang meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan saat bertugas menuju lokasi kebakaran lahan.

Jenazah Rusman Hadi dimakamkan di pemakaman setempat di Kampung Sappa, Desa Bowong Cindea, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, Rabu (30/9/2026) siang.

Sebelum dimakamkan, jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka. Sejumlah keluarga, kerabat, dan rekan kerja turut mengantarkan almarhum ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman, terutama saat jenazah diturunkan ke liang lahad. Isak tangis keluarga yang ditinggalkan pecah mengiringi kepergian almarhum untuk selamanya.

Rusman Hadi mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Batara Siang pada Selasa (29/9/2026), setelah menjadi korban kecelakaan armada Damkar Pangkep yang ditumpanginya saat menuju lokasi kebakaran lahan.

Di mata keluarga, Rusman dikenal sebagai sosok pekerja keras, rajin, suka membantu, dan bertanggung jawab terhadap istri serta anaknya.

Meski berstatus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, almarhum tetap berusaha memenuhi kebutuhan keluarganya. Saat libur atau tidak bertugas di kantor, Rusman bekerja sampingan sebagai kurir untuk memperoleh penghasilan tambahan.

Kakak korban, Imran, mengatakan adiknya tidak pernah menyia-nyiakan waktu luang demi menambah pendapatan keluarga.

"Kalau dia off kerja dari dinas, dia biasa ambil sampingan jadi kurir Shopee," kata Imran saat ditemui di rumah duka, Rabu (30/9/2026). 

Di tengah duka yang mendalam, Imran berharap insiden kecelakaan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi instansi terkait, khususnya dalam memperhatikan keselamatan personel Damkar yang bertugas di lapangan.

Ia menyoroti pentingnya kelengkapan atribut dan perlengkapan petugas ketika menjalankan tugas pemadaman kebakaran maupun penanganan kondisi darurat lainnya.

Selain evaluasi keselamatan, keluarga juga berharap pemerintah melalui instansi tempat Rusman bekerja dapat memberikan bantuan untuk meringankan beban istri dan anak-anak yang ditinggalkan.

"Saya tidak meminta macam-macam. Yang jelas, instansi bisa membantu meringankan kebutuhan anak-anaknya, walaupun istri yang ditinggalkan," ujarnya.

Editor: Muhammad Nur

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut