Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Karhutla Landa Taman Nasional Babul di Pangkep, 21,51 Hektare Kawasan Gunung Lesang Terbakar
Advertisement . Scroll to see content

Karhutla Gunung Lesang Pangkep Meluas, Api Merambat ke Karst Matojeng

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:09 WIB
  • author Udin Syahruddin
Karhutla Gunung Lesang Pangkep Meluas, Api Merambat ke Karst Matojeng
Kebakaran hutan di Pangkep meluas. Foto: Udin

PANGKEP, iNewsCebeles.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Lesang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, memasuki hari keempat dan belum sepenuhnya padam. Api bahkan meluas hingga kawasan karst Matojeng yang berada di sekitar Kampung Matojeng, Kelurahan Minasatene.

Pantauan pada Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 16.04 WITA, sejumlah titik api masih terlihat menyala dan mengeluarkan asap dari kawasan karst. Kobaran api membakar vegetasi kering di sepanjang lereng gunung.

Petugas Manggala Agni Balai Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung bersama tim gabungan terus melakukan pemadaman dan penyekatan untuk mencegah api menjalar ke permukiman warga.

Petugas menggunakan selang panjang yang ditarik masuk ke kawasan hutan untuk melakukan pembasahan di sejumlah titik. Upaya pemadaman juga dilakukan di sekitar kaki karst yang dinilai menjadi jalur potensial pergerakan api.

Komandan Regu 1 Manggala Agni Balai TN Bantimurung-Bulusaraung, Muhammad Ikfar, mengatakan api saat ini telah menyebar hingga kawasan Kampung Matojeng.

"Untuk kondisi kebakaran sampai saat ini, api telah menyebar hingga ke Kampung Matojeng. Namun kami masih terus berusaha melakukan penekanan berupa tindakan pembasahan, terutama di titik yang berpotensi membuat api merambah atau masuk ke permukiman warga," ujarnya.
Ikfar mengungkapkan, sejumlah titik api masih terpantau berada di puncak karst. Kondisi tersebut membuat petugas harus melakukan pemantauan dan penekanan api secara berkelanjutan.

"Kondisi api saat ini memang terpantau masih ada di puncak karst. Namun tim masih melakukan penekanan di beberapa titik, terutama yang di bawah kaki karst," katanya.

Salah satu kendala utama dalam proses pemadaman adalah kondisi medan yang terjal. Titik api berada di tebing-tebing karst yang sulit dijangkau personel.

"Kendala yang kami hadapi salah satunya memang medan yang terjal. Titik api berada di tebing-tebing karst sehingga tidak mampu dijangkau oleh personel," jelasnya.

Sementara itu, kondisi kebakaran di kawasan Kampung Lesang hingga kini masih terpantau terkendali. Meski demikian, petugas masih menemukan asap tipis di sejumlah titik di puncak karst.

"Kondisi di Kampung Lesang sampai saat ini masih terpantau terkendali. Masih ditemukan asap ringan di beberapa titik yang ada di puncak, namun masih dalam status pengawasan personel," ungkap Ikfar.

Dalam proses pemadaman, Manggala Agni juga mendapat dukungan armada dan pasokan air dari Pemadam Kebakaran Kabupaten Pangkep serta Pemadam Kebakaran PT Semen Tonasa. Personel TNI dan Polri turut melakukan pemantauan terhadap pergerakan api.

Petugas kini fokus melakukan pembasahan dan penyekatan di sejumlah titik yang berpotensi menjadi jalur penjalaran api ke arah permukiman warga.

Editor: Muhammad Nur

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut