Kasat Reskrim Polres Takalar, AKP Hatta, membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Benar, pelaku sementara dalam pengejaran,” ujarnya, Sabtu (29/11/2025).
Menurut keterangan awal, pelaku diduga telah mempelajari situasi kantor, jam kerja, serta waktu penyimpanan dana, sehingga aksinya berjalan cepat dan terencana.
Polisi telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk pegawai kantor pos lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kantor Pos Takalar belum memberikan pernyataan resmi. Insiden ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat karena dana BLTS merupakan bantuan penting bagi warga kurang mampu.
Sementara itu, kondisi korban dilaporkan masih menjalani perawatan akibat luka yang dialaminya.
Editor : Thamrin Hamid
Artikel Terkait
