Warga Pangkep Digegerkan Pria Tewas di Kolong Jembatan, Diduga Terjun Bersama Motor

Udin Syahrudin
Warga Pangkep Digegerkan Pria Tewas di Kolong Jembatan, Diduga Terjun Bersama Motor. Foto: Udin Syahrudin

PANGKEP, iNewsCelebes.id - Warga Desa Benteng, Kecamatan Mandalle, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di bawah jembatan Sungai Benteng, Rabu (14/1/2026) pagi. Korban ditemukan bersama sepeda motornya yang ikut terjun ke sungai.

Korban diketahui inisial W (24), warga Kampung Cammado, Desa Benteng, Kecamatan Mandalle. Saat ditemukan, korban berada di dalam sungai bersama sepeda motor bernomor polisi DD 7724 XX, yang merupakan milik korban.

Penemuan mayat pertama kali dilaporkan oleh seorang warga yang tengah berolahraga pagi sekitar pukul 05.30 Wita. Saksi bernama Rosma (53) melihat tubuh korban berada di bawah jembatan dengan sepeda motor tidak jauh dari posisinya.

Kapolsek Mandalle AKP Aliadi membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, setelah menerima laporan warga, petugas langsung mendatangi lokasi kejadian.

“Anggota ke lokasi dan ditemukan bekas pengereman, termasuk bekas benturan di tembok jembatan. Dari hasil awal, ini mengarah ke kecelakaan lalu lintas tunggal,” kata AKP Aliadi kepada iNews.id, Rabu (14/1/2026) Siang.

Menurut Aliadi, berdasarkan temuan di tempat kejadian perkara (TKP), korban diduga kehilangan kendali saat melintas di jalan poros yang mengarah masuk ke Desa Benteng dari arah barat.

Di lokasi terdapat tikungan jalan sebelum jembatan, yang diduga tidak dikuasai korban.

“Korban diperkirakan melaju cukup kencang. Ada bekas rem, lalu motor lurus dan terjun ke sungai. Sungainya tidak besar, tapi korban dan motor terendam,” ujarnya.

Polisi menduga korban tidak familiar dengan kondisi jalan tersebut. Pasalnya, korban diketahui tinggal dan bekerja di Papua, dan baru datang ke Mandalle untuk mengunjungi keluarganya.

“Korban ini sehari-harinya tinggal di Papua. Kemungkinan tidak tahu kondisi jalan di situ,” jelas Aliadi.

Tim Inafis Polres Pangkep yang melakukan pemeriksaan awal bersama dokter dari Puskesmas Mandale memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Hasil visum tidak ditemukan tanda kekerasan. Murni kecelakaan tunggal. Tidak ada unsur pidana,” tegas Aliadi.

Jenazah korban sempat dibawa ke Puskesmas Mandalle sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. Keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan telah membuat pernyataan resmi.

“Korban sudah diserahkan ke keluarga dan rencananya akan segera dimakamkan. Kasus ini ditangani Unit Laka Lantas Polres Pangkep,” ujarnya.

Sebelumnya, peristiwa ini sempat viral di media sosial dengan narasi penemuan mayat pria di selokan pinggir jalan Desa Benteng, yang memicu berbagai spekulasi. Namun polisi menegaskan, hasil penyelidikan sementara mengarah pada kecelakaan lalu lintas tunggal.

Editor : Muhammad Nur

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network