Investigasi Dimulai! Basarnas Serahkan Black Box Pesawat ATR ke KNKT

LeoMN
Basarnas Serahkan Black Box Pesawat ATR ke KNKT untuk keperluan investigasi. Foto: LeoMN

MAKASSAR, iNewsCelebes.id – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) secara resmi menyerahkan dua perangkat Black Box pesawat Indonesia Air Transport (IAT) ATR 42-500 kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) di Kantor Basarnas Makassar, Kamis (22/1/2026).

Dua perangkat yang diserahkan terdiri dari Cockpit Voice Recorder (CVR) dan Flight Data Recorder (FDR). Penyerahan dilakukan setelah tim SAR gabungan berhasil menemukan Black Box pada hari kelima pelaksanaan Operasi SAR.

Kepala Basarnas RI, Marsekal Madya TNI Moh Syafi’i, mengatakan temuan Black Box menjadi bagian penting dalam mengungkap penyebab kecelakaan pesawat ATR 42-500.

“Tim SAR gabungan telah menemukan part dari pesawat yang diduga adalah black box. Kemudian hari ini telah hadir bapak kepala KNKT dan sebelum saya menyampaikan pada siang hari ini, saya sudah konfirmasi bahwa, benar yang dihadapan kita ini adalah Black Box,” ujar Marsekal Madya TNI Moh Syafi’i kepada wartawan.

Syafi’i berharap dengan diserahkannya Black Box tersebut, KNKT dapat segera melakukan asesmen dan evaluasi secara menyeluruh terkait insiden kecelakaan pesawat IAT ATR 42-500.

“Mudah-mudahan dari teman-teman yang dipimpin oleh Kepala KNKT bisa bekerja lebih cepat untuk melakukan asesmen, evaluasi terhadap kejadian kecelakaan ini. Saya Kepala Badan SAR Nasional setelah menerima black box ini dari teman-teman SAR yang di lapangan, pada kesempatan ini akan kita serahkan secara resmi kepada KNKT,” tuturnya.

Agenda penyerahan turut dihadiri Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Komjen (Purn) Suntana, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, hingga Kapolda Sulsel Irjen Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro.

Basarnas memastikan operasi pencarian korban tetap dilanjutkan. Syafi’i menegaskan, setiap temuan yang berkaitan dengan korban akan diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk proses identifikasi lebih lanjut.

“Terlepas dari temuan-temuan yang lain, ada potongan pesawat, dan juga ada body part dari tubuh korban akan kita serahkan kepada DVI. Seperti yang saya sampaikan, yang punya kewenangan untuk mendeklarasi terkait dengan korban adalah dari DVI,” ucapnya.

Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi jatuhnya pesawat guna memastikan tidak ada korban yang terlewat dalam proses pencarian dan evakuasi.

Editor : Muhammad Nur

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network