Sejauh ini dikatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Sementara untuk korban masih belum dilakukan lantaran masih dalam proses penanganan medis di RS Jala Ammari Kodaeral VI Makassar.
“Sementara satu warga yang berada di lokasi kami mintai keterangan di Mapolsek Paotere. Total saksi yang diperiksa sementara ada empat orang, tiga lainnya ABK kapal yang berada disamping Kapal yang meledak,” katanya.
Terkait dugaan awal dikatakan terjadi dari mesin genset saat hendak menyalakan penerangan ketika bersiap membongkar hasil tangkapan ikan sebelum didistribusikan ke tempat pelelangan ikan.
“Dugaan awal, ledakan dipicu dari mesin genset atau mesin engkol yang dinyalakan, namun hal tersebut masih dalam pendalaman.” tegasnya.
Untuk kepentingan penyelidikan, lokasi ledakan kapal nelayan tersebut telah dipasangi garis polisi dan dijaga ketat oleh aparat.
Editor : Muhammad Nur
Artikel Terkait
