Cekcok Berujung Pengeroyokan di Makassar, Polisi Amankan Dua Terduga Pelaku

LeoMN
Opsnal Polsek Rappocini Amankan Pelaku Pengeroyokan. Foto: Ist

MAKASSAR, iNewsCelebes.id – Polisi menangkap dua orang yang diduga terlibat dalam kasus pengeroyokan di wilayah Kecamatan Rappocini, Kota Makassar. Keduanya diamankan pada Rabu (18/2/2026) di lokasi berbeda.

Dua terduga pelaku masing-masing berinisial SD (24) dan MI (15). SD ditangkap di Jalan Mon Emy Saelan Lorong 5, sementara MI diamankan di Jalan Tidung V, Kecamatan Rappocini.

Kronologi Kejadian

Peristiwa pengeroyokan itu terjadi pada Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 22.30 WITA di Jalan Tidung V, Kelurahan Bontomakkio, Kecamatan Rappocini.

Panit 1 Opsnal Polsek Rappocini, Ipda Suprianto, menjelaskan sebelum kejadian korban bersama temannya mendatangi salah satu panti asuhan yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP). Kedatangan mereka bertujuan untuk menanyakan dugaan pemukulan terhadap adik dari salah seorang teman korban.

“Namun di lokasi tersebut terjadi kesalahpahaman antara korban dan sejumlah orang yang berada di TKP, sehingga situasi memanas,” ujar Ipda Suprianto dalam keterangan tertulis yang dikutip Jumat (20/2/2026).

Situasi yang memanas berujung pada aksi penganiayaan. Korban diduga dikeroyok oleh beberapa orang hingga mengalami rasa sakit di sejumlah bagian tubuh serta luka robek di bagian pelipis.

“Korban merasa keberatan atas kejadian tersebut dan melaporkannya ke Polsek Rappocini untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,” katanya.

Pengakuan Terduga Pelaku

Dalam proses penyelidikan, polisi berhasil mengamankan para terduga pelaku untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil interogasi, SD mengakui melakukan pemukulan terhadap korban.

“SD mengaku memukul korban karena emosi setelah melihat korban diduga hendak memukul temannya. Ia memukul korban menggunakan kepalan tangan ke arah wajah,” ungkap Ipda Suprianto.

Sementara itu, MI juga mengakui turut serta melakukan pemukulan berulang kali ke arah tubuh korban. Selain kedua terduga pelaku tersebut, polisi turut mengamankan beberapa orang lainnya.

“Beberapa orang yang turut diamankan menyatakan berada di lokasi dan berupaya melerai perkelahian,” jelasnya.

Menurut Ipda Suprianto, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, insiden pengeroyokan ini dipicu oleh kesalahpahaman antara kedua belah pihak. Situasi semakin memanas karena korban diduga dalam pengaruh minuman keras.

“Korban diduga dalam kondisi terpengaruh minuman keras sehingga sulit mengendalikan diri dan memicu emosi para terduga pelaku,” tegasnya.

Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami peran masing-masing orang yang diamankan serta mengumpulkan alat bukti tambahan guna kepentingan proses hukum lebih lanjut.

Editor : Muhammad Nur

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network