PANGKEP, iNewsCelebes.id - Arus mudik Lebaran di Jalur Trans Sulawesi mulai meningkat, khususnya di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.
Pantauan iNews.id, volume kendaraan yang melintas mengalami peningkatan signifikan sejak sore hingga malam hari, Sabtu (14/3/2026).
Kepadatan kendaraan terlihat di sejumlah titik, terutama di kawasan pusat Kota Pangkajene hingga titik nol Kabupaten Pangkep. Kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, tampak mengular dan bergerak perlahan dari arah Makassar menuju wilayah utara menuju Kabupaten Barru.
Kendati alami peningkatan, kondisi lalu lintas masih terpantau terkendali dengan pengawasan aparat satuan lalu lintas di lokasi.
Kendaraan yang melintas didominasi mobil pribadi, bus antar kota, serta truk logistik. Kepadatan juga dipicu aktivitas masyarakat di sepanjang jalan poros yang merupakan jalur utama lintas provinsi di Sulawesi Selatan.
Seorang pengendara mobil, Erwin (37), yang melintas mengaku perjalanan menuju kampung halaman terasa lebih lama dari biasanya karena meningkatnya volume kendaraan.
“Biasanya lancar, tapi sekarang cukup padat. Dari arah Makassar sudah mulai terasa macet,” ujarnya.
Sejumlah personel kepolisian dari Satuan Lalu Lintas Polres Pangkep terlihat berjaga di titik-titik rawan kemacetan. Petugas melakukan pengaturan arus kendaraan untuk memastikan lalu lintas tetap berjalan meski dalam kondisi padat.
Kasat Lantas Polres Pangkep, AKP Adnan Leppang, mengatakan peningkatan volume kendaraan sudah mulai terlihat sejak akhir pekan ini. Namun situasi arus lalu lintas masih dapat dikendalikan.
“Volume kendaraan memang mengalami peningkatan, tetapi masih terkendali. Kami terus memantau perkembangan arus lalu lintas agar tetap aman dan lancar,” ujarnya.
Selain pengaturan lalu lintas, pihak kepolisian juga menyoroti perbaikan jalan yang sempat dilakukan di jalur tersebut. Menurutnya, perbaikan dilakukan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Ia menjelaskan, sebelumnya terdapat pelat jalan yang berpotensi membahayakan pengendara. Setelah mendapat masukan dari pihak kepolisian, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) segera melakukan perbaikan dengan mengganti pelat tersebut.
“Alhamdulillah setelah kami berkoordinasi dengan pekerja jalan, perbaikan sudah dilakukan dan kondisi jalan kini sudah dinormalkan sehingga aman dilalui kendaraan,” katanya.
AKP Adnan juga mengimbau para pemudik agar mempersiapkan kondisi fisik dan kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh.
Ia meminta pengendara memastikan kondisi tubuh dalam keadaan fit serta membawa kelengkapan administrasi kendaraan seperti KTP, SIM, dan STNK. Selain itu, kondisi kendaraan juga harus dipastikan dalam keadaan prima, mulai dari ban, mesin, hingga sistem kendaraan lainnya.
“Jika merasa lelah atau mengantuk saat berkendara, jangan ragu untuk berhenti di rest area yang tersedia. Hal ini penting demi keselamatan selama perjalanan,” ujarnya.
Polisi juga memprediksi volume kendaraan akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan. Hal itu seiring mendekati puncak arus mudik Lebaran serta adanya kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang memungkinkan masyarakat melakukan perjalanan lebih awal.
Diperkirakan, kepadatan arus kendaraan akan semakin terasa pada akhir pekan hingga mendekati hari raya. Petugas pun terus melakukan pemantauan di sejumlah titik jalur mudik untuk memastikan arus lalu lintas tetap aman, lancar, dan terkendali.
Editor : Muhammad Nur
Artikel Terkait
