BARRU, iNewsCelebes.id – Sehari menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, pasokan gas elpiji 3 kilogram di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, dilaporkan mengalami kelangkaan. Kondisi ini dikeluhkan warga yang kesulitan mendapatkan gas untuk kebutuhan memasak.
Salah seorang warga, Tiara, mengaku telah berkeliling ke sejumlah pangkalan hingga pengecer di wilayah Barru, namun tidak menemukan stok LPG 3 kilogram.
“Sudah keliling Barru, tapi semua pangkalan maupun eceran kosong,” ujarnya kepada iNewsCelebes.id. Jumat (20/3/2026).
Ia menyebut, kelangkaan ini sudah terjadi dalam dua hari terakhir. Kalaupun tersedia, harga di tingkat pengecer dinilai jauh lebih mahal dari harga normal.
“Kemarin katanya sempat ada di pasar, tapi banyak yang jual mahal,” tambahnya.
Karena kebutuhan mendesak untuk memasak jelang Lebaran, Tiara terpaksa mencari hingga ke luar daerah. Ia akhirnya mendapatkan LPG di wilayah Mandalle, Kabupaten Pangkep, dengan harga lebih tinggi.
“Mau tidak mau harus cari ke Pangkep. Baru dapat di Mandalle dengan harga Rp21.000 di pengecer,” ungkapnya.
Di sisi lain, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebelumnya telah melakukan pemantauan langsung ketersediaan energi menjelang Ramadan hingga Idulfitri melalui Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI) 2026.
Pemantauan dilakukan di salah satu SPBU di Makassar dan dihadiri Plt Kepala Dinas ESDM Sulsel, Kasman, serta jajaran manajemen Pertamina.
Region Manager Retail Sales Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Mardian, menyampaikan bahwa pihaknya terus memastikan ketersediaan stok BBM dan LPG serta kelancaran distribusi selama periode Ramadan dan Idulfitri.
“Pertamina memastikan kesiapan dari sisi stok, kualitas produk, maupun sistem layanan. Kami terus berkoordinasi agar distribusi selama periode Satgas RAFI berjalan lancar,” ujarnya.
Selain BBM, tim juga melakukan pengecekan terhadap ketersediaan LPG, baik subsidi 3 kilogram maupun non-subsidi seperti Bright Gas, termasuk memastikan kondisi tabung sesuai standar.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas ESDM Sulsel, Kasman, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan.
“Kami melihat langsung di lapangan, stok BBM maupun LPG dalam kondisi aman. Distribusi berjalan baik, jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” tegasnya.
Senada, Area Manager Communication, Relation, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan komitmen Pertamina dalam menjaga keandalan distribusi energi.
“Melalui Satgas RAFI 2026, kami berkomitmen memastikan pelayanan energi tetap optimal agar masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman,” pungkasnya.
Editor : Muhammad Nur
Artikel Terkait
