Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah di Jeneponto

Nirwan
Kebakaran menghanguskan 4 rumah di Jeneponto. (Foto: LeoMN).

JENEPONTO, iNewsCelebes.id - Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Lingkungan Palapalasa, Kelurahan Tolo Selatan, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Minggu (19/4/2026) siang.

Peristiwa yang terjadi pukul 14.00 Wita ini menghanguskan empat unit rumah warga. Dugaan sementara, kebakaran dipicu percikan api dari aktivitas memasak yang menyambar bahan bakar jenis bensin di sekitar lokasi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jeneponto, Andi Patoppoi Kr Nyau, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, api berasal dari kolong rumah salah satu warga.

“Saat itu salah satu penghuni rumah sedang memasak di kolong rumah. Tiba-tiba api menyambar bensin yang berada di dekatnya, sehingga api dengan cepat membesar dan menjalar ke bagian kamar serta dapur rumah,” ujar Andi Patoppoi, Minggu (19/4/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran bermula saat seorang perempuan bernama Sua’, ibu dari pemilik rumah Murni, tengah memasak di kolong rumah. Saat kejadian, Murni diketahui sedang berada di sawah.

Api dari aktivitas memasak tersebut tiba-tiba menyambar botol berisi bensin yang berada tidak jauh dari lokasi. Kobaran api dengan cepat membesar dan mulai membakar bagian rumah.

Menyadari api semakin membesar, Sua’ segera menyelamatkan cucunya dan berlari keluar rumah sambil berteriak meminta pertolongan warga.

Namun, api terus menjalar hingga menghanguskan bagian kamar dan dapur rumah, lalu merembet ke tiga rumah warga lainnya masing-masing milik Tola, Nodding, dan Rahim.

Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Sekitar pukul 14.30 Wita, empat unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Rumbia dan Kabupaten Jeneponto tiba di lokasi. Petugas langsung melakukan upaya pemadaman dan pendinginan untuk mencegah api kembali menyala.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.00 Wita. Situasi di lokasi kejadian pun dilaporkan telah aman dan kondusif.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp850 juta.

Adapun rincian kerugian masing-masing korban yakni rumah milik Tola ditaksir Rp300 juta, Nodding Rp200 juta, Murni Rp150 juta, dan Rahim Rp200 juta.

Pihak berwenang masih melakukan pendataan lebih lanjut serta mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas menggunakan api di dekat bahan mudah terbakar.

Editor : Muhammad Nur

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network