Di tengah aksi, pihak kepolisian yang melakukan pengamanan turut merespons aspirasi tersebut.
Kapolres Barru AKBP Ananda Fauzi Harahap menyampaikan bahwa pembentukan desk ketenagakerjaan merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendorong dialog antara pekerja, perusahaan, dan pemerintah.
“Desk ketenagakerjaan ini bertujuan untuk melakukan mitigasi sejak awal terhadap persoalan hubungan industrial agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar,” ujarnya di hadapan massa aksi.
Dia juga katakan, Pengamanan kegiatan melibatkan ratusan personel Polres Barru guna memastikan jalannya aksi tetap aman dan kondusif.
"Menghadapi peringatan hari buruh tahun ini, kami menyiagakan sedikitnya 155 personel untuk mengawal jalannya aksi May Day." kata AKBP Ananda kepada Wartawan.
Lanjut Ananda, kami bersyukur para buruh menyuarakan aksinya dengan tertib dan aman.
"Hal seperti ini yang menjadi contoh, agar setiap penyampaian aspirasi dapat dilakukan secara santun, damai, serta tetap menghormati aturan hukum yang berlaku, sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik tanpa menimbulkan gangguan kamtibmas.” tandasnya.
Aksi unjuk rasa berakhir sekitar pukul 10.30 Wita, dengan massa membubarkan diri secara tertib.
Dari data yang kami peroleh, Selain kelompok buruh, peringatan Hari Buruh di Kabupaten Barru juga direncanakan akan diikuti oleh elemen mahasiswa dengan agenda aksi serupa.
Editor : Muhammad Nur
Artikel Terkait
